KabarMakassar.com — Mobilitas penumpang pesawat rute internasional mengalami penurunan pada Juli 2026.
Berdasarkan data BPS Sulsel, jumlah penumpang udara internasional tercatat turun 10,86 persen dibandingkan bulan sebelumnya atau secara month-to-month (m-to-m).
Penurunan tersebut juga terlihat secara tahunan. Dibandingkan Juli 2025, jumlah penumpang udara internasional merosot 26,55 persen secara year-on-year (y-on-y).
Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan mobilitas udara domestik yang mulai menunjukkan peningkatan. Jumlah penumpang pesawat domestik pada Juli 2026 naik 4,20 persen secara m-to-m, meski secara tahunan masih mengalami penurunan sebesar 6,80 persen.
Pergerakan angkutan barang melalui udara juga menunjukkan tren berbeda antara rute domestik dan internasional. Angkutan barang udara domestik tumbuh 7,24 persen secara m-to-m, seiring meningkatnya aktivitas bongkar dan muat barang.
Sementara itu, angkutan barang udara internasional justru mengalami perlambatan. Volumenya turun 20,86 persen secara m-to-m dan 19,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Penurunan mobilitas juga terjadi pada transportasi laut. Jumlah penumpang angkutan laut terkoreksi 25,71 persen secara m-to-m pada Juli 2026.
Penurunan penumpang laut tersebut berkaitan dengan normalisasi mobilitas setelah terjadi lonjakan perjalanan selama periode libur sekolah pada Juni.
Di tengah penurunan jumlah penumpang, angkutan barang laut justru mencatat pertumbuhan. Angkutan barang melalui laut naik 13,16 persen secara m-to-m dan 12,07 persen secara y-on-y.
Pertumbuhan angkutan barang laut tersebut menjadi salah satu pergerakan paling menonjol dalam sektor transportasi pada Juli 2026.













