kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

PAN Minta Warga Laporkan Penghalangan Calon RT/RW

Pemilihan RT/RW Digelar Hari Ini, Masa Sanggah Dibuka Besok
Ilustrasi pemilu RT/RW (Dok : KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Proses pemilihan Ketua RT/RW di Kota Makassar terus menjadi perhatian masyarakat, legislatif hingga partai politik.

Teranyar, Ketua DPD PAN Makassar, Hamzah Hamid, mengingatkan seluruh pihak agar tidak mencederai ruang demokrasi warga menjelang pemungutan suara 3 Desember 2025 mendatang.

Ia meminta masyarakat berani melapor jika ada oknum yang berupaya membatasi atau menghalangi warga untuk mencalonkan diri.

Hamzah menegaskan bahwa tahapan pendaftaran calon Ketua RT/RW yang berlangsung pada 22–24 November harus berjalan tanpa tekanan maupun manipulasi. Menurutnya, ruang demokrasi di tingkat akar rumput tidak boleh dirusak oleh tindakan yang menghambat hak dasar warga.

“Kita tidak boleh merusak nilai luhur demokrasi dengan menghalangi hak warga mencalonkan diri sebagai Ketua RT ataupun RW,” tegasnya.

Ia juga menepis isu bahwa Wali Kota Makassar memberikan instruksi tertentu untuk mengatur penjaringan calon di wilayah kelurahan. Hamzah menegaskan bahwa Wali Kota Munafri Arifuddin tidak pernah mengarahkan lurah atau panitia untuk melakukan pembatasan.

“Kalau ada pihak yang mengatasnamakan Wali Kota untuk menakut-nakuti atau menghalangi seseorang mencalonkan diri, segera laporkan. Itu tindakan yang tidak boleh dibiarkan,” ujar legislator DPRD Sulsel tersebut.

Hamzah kemudian mengarahkan perhatian kepada panitia penjaringan calon di tiap kelurahan. Ia meminta agar proses administrasi dijalankan secara objektif, tidak dipengaruhi relasi personal, kelompok, atau kepentingan pihak tertentu.

“Panitia harus profesional dan objektif. Administrasi seperti ijazah dan dokumen lainnya harus diperiksa teliti agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari,” jelasnya.

Menurut Hamzah, pemilihan Ketua RT/RW bukan hanya soal mengisi jabatan, tetapi menentukan figur yang akan menjadi mitra strategis pemerintah kota, terutama dalam mendukung implementasi program politik MULIA yang menjadi prioritas Wali Kota Makassar.

Hamzah mengakui bahwa pendaftaran calon sejak 22 November menunjukkan tingginya partisipasi warga. Ia menyebut ribuan masyarakat telah mendaftarkan diri sebagai calon Ketua RT/RW.

“Ini membuktikan bahwa demokrasi kita hidup. Partisipasi ini harus dijaga, bukan malah dihambat,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa pemilihan RT/RW adalah ajang pembuktian kualitas personal, bukan adu pengaruh atau upaya menjatuhkan calon lain.

“Kalau Anda benar tokoh masyarakat, warga akan memilih Anda karena kualitas, bukan karena mematikan lawan. Maju berarti siap menang dan siap kalah,” ujarnya.

Hamzah mengajak seluruh masyarakat menjaga suasana kondusif selama proses pemilihan berlangsung dan tidak terprovokasi oleh isu yang dapat memecah belah.

“Selamat berdemokrasi. Jaga Makassar, jaga Wali Kota agar semakin MULIA,” pungkasnya.

error: Content is protected !!