KabarMakassar.com — Warga Desa Parambambe, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, digegerkan dengan penemuan sosok mayat pria yang mengapung di kolam bekas galian tambang, Kamis (24/07).
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh warga bernama Haerudin Daeng Ngago saat hendak menuju sawah miliknya sekitar pukul 10.30 WITA. Di tengah perjalanan, ia melihat sosok manusia mengapung di kolam bekas tambang dan langsung meminta bantuan warga sekitar.
Kapolsek Galesong Selatan, AKP Mukhlis, membenarkan peristiwa tersebut. Korban diketahui bekerja sebagai pembuat batu merah.
“Korban seorang pria atas nama Juma (47), warga Dusun Masino, Desa Parambambe, Kecamatan Galesong Selatan,” ujar AKP Mukhlis, Kamis (25/7).
Menurut keterangan saudara kandung korban, Amir Daeng Sijaya, pada Rabu malam (24/7) sekitar pukul 19.00 WITA, korban sempat berpamitan akan memasang jaring ikan di lokasi galian tambang. Namun hingga keesokan paginya, korban tak pulang ke rumah.
Sekitar pukul 10.35 WITA, Amir menerima kabar bahwa korban ditemukan meninggal dunia. Warga kemudian mengevakuasi jenazah dan membawanya ke rumah duka di Dusun Masino.
Personil Polsek Galesong Selatan yang dipimpin oleh Kanit Reskrim IPDA Suandi, tiba di rumah duka sekitar pukul 11.00 WITA untuk melakukan pemeriksaan awal.
Tak berselang lama, petugas medis dari Puskesmas Bontomangape datang untuk melakukan visum luar. Tim identifikasi juga tiba pada pukul 13.45 WITA untuk melakukan pemeriksaan lanjutan serta pengambilan sidik jari, yang disaksikan langsung oleh pihak keluarga.
Proses identifikasi selesai dilakukan pada pukul 14.15 WITA. Hingga kini, pihak kepolisian belum merilis hasil lengkap penyebab pasti kematian korban, namun dugaan awal tenggelamnya korban sedang memasang jaring.














