KabarMakassar.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyiapkan area penangkaran atau ranch untuk sapi yang selama ini berkeliaran di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang.
Langkah tersebut diambil Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi karena sapi yang mencari makan bebas di area timbunan sampah berisiko mengonsumsi material yang tidak layak, termasuk sampah plastik.
Appi mengatakan sapi-sapi tersebut nantinya tidak lagi dibiarkan mencari makanan di area TPA. Sebagai gantinya, pakan akan diarahkan berasal dari sampah organik yang telah dipilah, khususnya dari pasar tradisional.
“Kita sudah buat penangkaran. Sapi-sapi kita berharap sampah-sampah organik dari pasar itu datang ke sana untuk dimasukkan ke dalam ranch sapi yang ada,” kata Appi usai meninjau TPA Tamangapa, Rabu (2/9).
Menurutnya, pola tersebut harus diterapkan secara konsisten agar sapi tidak kembali masuk ke area timbunan sampah.
“Sapi tidak boleh lagi mencari makanan di area TPA karena berisiko memakan sampah yang tidak layak konsumsi,” tegasnya.
Appi menjelaskan, konsep penangkaran tetap memungkinkan sapi memanfaatkan sampah organik, tetapi dengan sistem yang lebih terkendali.
“Seluruh sapi masuk ke dalam kita siapkan, makannya di sampah-sampah yang datang dari sampah pasar,” ujarnya.
Pemkot Makassar selanjutnya akan mengarahkan pengelolaan sapi tersebut agar tidak lagi bercampur dengan timbunan sampah di kawasan TPA Tamangapa.













