KabarMakassar.com –- Seorang anak laki-laki bernama Sahrul (9) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di sebuah embung di Dusun Kallongerasa, Desa Turatea Timur, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan pada Kamis (5/3).
Berdasarkan data resmi dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto, laporan mengenai kondisi membahayakan manusia tersebut diterima sekitar pukul 13.00 WITA.
Merespons laporan tersebut, Tim SAR gabungan segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan proses pencarian dan evakuasi. Petugas bersama warga setempat menyisir area embung guna mencari keberadaan korban.
Setelah melakukan pencarian selama kurang lebih tiga jam, tim akhirnya berhasil menemukan posisi korban di dasar embung.
“Korban atas nama Sahrul ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 16.10 WITA,” tulis laporan resmi Pusdalops BPBD Jeneponto sore tadi.
Usai ditemukan, Isak tangis keluarga pun pecah saat jenazah bocah berusia 9 tahun tersebut berhasil diangkat dari air. Tim SAR kemudian menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Pihak BPBD Jeneponto kembali mengingatkan masyarakat, terutama orang tua, untuk lebih waspada dan memperketat pengawasan terhadap anak-anak, khususnya yang tinggal di dekat area perairan seperti sungai atau embung, guna menghindari kejadian serupa.














