KabarMakassar.com – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Pancasakti Makassar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Perencanaan, Perancangan, Penerapan, dan Evaluasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di Hotel Almadera, Makassar pada Kamis (15/1)
Kegiatan ini diikuti oleh Rektor, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, pimpinan fakultas, ketua program studi, serta perwakilan unit kerja di lingkungan Universitas Pancasakti Makassar. Bimtek ini menghadirkan Dr. Ir. Abdul Mail Mury, MT., IPM., ASEAN Eng sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Dr. Ir. Abdul Mail Mury menjelaskan secara komprehensif konsep dasar serta tahapan implementasi SPMI, mulai dari perencanaan standar mutu, perancangan dokumen kebijakan dan manual mutu, hingga strategi penerapan di tingkat unit kerja. Ia juga menekankan pentingnya siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) sebagai fondasi utama sistem penjaminan mutu internal perguruan tinggi.
Rektor Universitas Pancasakti Makassar, Dr. H. Ampauleng, S.E., M.Si, menyatakan bahwa pembangunan SPMI merupakan fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola institusi yang baik. Menindaklanjuti materi yang disampaikan narasumber.
Ia menegaskan bahwa langkah awal yang perlu dilakukan adalah melakukan perbaikan terhadap berbagai dokumen SPMI yang ada, kemudian mengupayakan penerapannya secara konsisten di seluruh program studi dan unit kerja.
“Melalui penerapan SPMI yang berkelanjutan, peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi di Universitas Pancasakti Makassar dapat diwujudkan secara nyata,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua LPM Universitas Pancasakti Makassar, Akbar Taufik, S.Pd., M.Pd, menjelaskan bahwa bimtek ini bertujuan menentukan arah pengembangan institusi melalui penguatan sistem penjaminan mutu. Menurutnya, fokus utama kegiatan adalah perencanaan serta penyusunan dokumen-dokumen SPMI sebagai dasar tata kelola mutu di seluruh unit kerja.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap hasil bimtek menjadi pijakan strategis bagi pengembangan mutu universitas ke depan, sehingga dokumen-dokumen SPMI yang dihasilkan mampu memberikan arah yang jelas bagi peningkatan mutu institusi secara berkelanjutan,” tutupnya.
![]()













