KabarMakassar.com — Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, menghadiri sekaligus membuka acara resepsi Milad ke-65 Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan pembukaan PFPI dengan tema “Resonansi Algoritma Pelajar Berdampak”. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Rabu (12/08).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bantaeng, H.Sahabuddin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, momentum Milad ke-65 IPM menjadi kesempatan penting untuk memperkuat peran pelajar sebagai generasi muda yang tidak hanya aktif dalam dunia pendidikan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Ia juga mengapresiasi tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, perkembangan teknologi dan arus informasi digital perlu diimbangi dengan kemampuan pelajar untuk berpikir kritis, kreatif, serta menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
“Pelajar harus mampu menjadi generasi yang berdampak, bukan hanya menjadi pengguna teknologi. Kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif, meningkatkan kapasitas diri, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.
Wabup juga berharap IPM dan para pelajar Muhammadiyah di Kabupaten Bantaeng terus mengambil peran dalam menciptakan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, berintegritas serta memiliki kepedulian sosial.
Acara berlangsung semarak dengan berbagai persembahan seni dan kreativitas pelajar. Sanggar Metamorfosa MA Muhammadiyah Bantaeng tampil memukau melalui pertunjukan tarian yang memperlihatkan kekayaan seni dan kreativitas generasi muda. Selain itu, penampilan Baruga Tapak Suci serta pembacaan puisi yang menambah semarak suasana resepsi Milad ke-65 IPM dan pembukaan PFPI.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat Milad ke-65 IPM dapat menjadi momentum untuk memperkuat peran pelajar dalam menghadapi tantangan zaman serta menghadirkan berbagai karya dan gerakan yang memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah dan masyarakat
![]()













