KabarMakassar.com — Tepat sebulan pasca insiden kebakaran yang melanda gedung DPRD Sulawesi Selatan pada 29 Juli 2025 lalu, Ketua DPRD Sulsel A. Rachmatika Dewi mengenang momen tersebut dengan membagikan sebuah video kondisi puing-puing bangunan kantor dewan yang berlokasi di Jalan Urip Sumoharjo.
Dalam video yang diunggah, Cicu, sapaan akrab Rachmatika, menuturkan perasaan kehilangan yang dirasakan banyak anggota dewan maupun pegawai.
Dia mengingatkan bahwa kantor tersebut telah menjadi tempat pengabdian selama puluhan tahun bagi banyak orang, termasuk dirinya yang kini memasuki periode ketiga menjabat di DPRD Sulsel.
“Saya tahu di sini banyak yang sedih karena sudah berpuluh-puluh tahun bekerja di kantor ini. Perasaan ini kurang lebih sama. Saya sama pak sekwan ini sudah masuk di periode ketiga berkantor di sini,” ucapnya.
Meski begitu, dia menegaskan pentingnya mengikhlaskan peristiwa yang terjadi. Cicu menekankan agar energi bersama diarahkan untuk menata langkah ke depan dan memastikan agenda-agenda kedewanan tetap berjalan.
“Buat saya yang sudah terjadi, sudah terjadilah, maksudnya kita sudah ikhlaskan, yang perlu kita pikirkan bersama adalah bagaimana kita mempersiapkan ke depannya kegiatan-kegiatan kita supaya bisa berjalan sebagaimana mestinya di tengah keterbatasan,” tegasnya.
Dalam keterangan yang menyertai video tersebut, Cicu menuliskan bahwa 30 hari pasca insiden, DPRD Sulsel tetap berusaha melaksanakan tugas meski penuh keterbatasan. Dia menyebut semangat kerja para anggota dan pegawai tidak berkurang di tengah kondisi sulit itu.
Selain itu, dia mengungkapkan bahwa proses perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi kantor DPRD sudah mulai dilakukan oleh pemerintah pusat. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari janji Presiden melalui Kementerian PUPR.
“Sesuai janji Pak presiden lewat Kementerian PU, Alhamdulillah kantor yang terbakar perlahan juga sudah mulai proses perencanaan untuk direhab dan rekonstruksi kembali,” tulisnya.
Sekadar diketahui, Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel) di Makassar terbakar akibat aksi demonstrasi yang berujung ricuh pada 29 Agustus 2025. Selain Kantor DPRD Sulsel, Kantor DPRD Kota Makassar yang berlokasi di Jalan A.P Pettarani juga mengalami nasib serupa.














