kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Kakek Tarima Warga Sidrap Tinggal di Gubuk, Kondisinya Memprihatinkan

KABARBUGIS.ID – Tarima (70) warga Sidrap, Sulawesi Selatan hidup seorang diri dan tinggal di gubuk yang memprihatinkan. Gubuk yang ditempati berukuran sekitar dua kali dua meter yang ditutupi kain dan seng bekas.

Kakek tua itu beralamat di Jalan Andi Mangkau, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengae, Kabupaten Sidrap. Dirinya sudah 13 tahun tinggal di gubuk reyot tersebut.

Agar hujan tak masuk, Tarima menggunakan seng bekas di bagian atap kemudian melapisinya dengan terpal. Tiang penyangga dari bahan campuran. Mulai dari bambu hingga kayu, dindingnya dari kain bekas. Kondisi di dalamnya pun lebih memprihatinkan, seperti tidak terawat.

Bahkan warga sekitar sempat mengira gubuk reyot itu adalah kandang bebek. Apalagi gubuk itu terhimpit rumah batu.

Pria kelahiran Wajo 1949 silam itu mengaku tinggal di tempat tersebut sekira tiga belas tahun lamanya.

Dia bekerja sebagai tukang pijat. Tarima mengaku terhimpit secara ekonomi. Bahkan kata dia, kadang ia tidak makan jika tak ada yang ia pijat dalam sehari.

"Jika ada rejeki saya membeli makan namun jika tidak, saya harus menahan lapar. Tetangga kadang yang bantu kasi makan," kata Tarima, Jumat (9/9) kemarin.

Kendati demikian, Tarima bersyukur atas kondisi tersebut. Ia juga mengaku baru satu kali mendapat bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 dari pemerintah. 

“Untuk pijat kadang-kadang, kalau ada panggilan saya naik sepeda, tapi sekarang saya hanya jalan kaki karena sudah tidak kuat naik sepeda," bebernya. 

Kondisi fisik Tarima tampak menua. Terlebih lagi, belum lama ini ia menderita penyakit. Dia hanya bisa pasrah sebab tak bisa efektif bekerja.

"Saya baru sakit, belum sembuh sekali ini,” ungkapnya.

Ahyar, salah seorang warga setempat mengaku sangat prihatin dengan kondisi yang dialami tarima. Dia berharap ada para dermawan yang bisa membantu kakek Tarima.

“Awalnya saya kira kandang bebek, tapi setelah saya cek ternyata ada orang, sangat memprihatinkan,” katanya.

Terkait hal itu, Dinas Sosial Pemkab Sidrap bakal mengirim timnya untuk melakukan asesmen. 

“Tim akan melakukan asesmen dan sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat,” ujar Sekretaris Dinsos Sidrap, Nurhidayah.

error: Content is protected !!