kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Jembatan Rampoang Putus, BPJN Segera Bangun Jembatan Bailey

KabarMakassar.com — Jembatan Rampoang atau Salu Pikun yang berlokasi di Kelurahan Rampoang, Kecamatan Bara, Kota Palopo putus total, Selasa (18/10) malam.

Jembatan Sungai Pikun berada pada lintas tengah Sulawesi Selatan pada ruas jalan Batas Kota Palopo – Batas Kabupaten Luwu Utara. Jembatan ini merupakan penghubung antara Kota Palopo dan Kabupaten Luwu Utara. 

Akibat kejadian tersebut, akses jalan trans Sulawesi satu-satunya tersebut ditutup dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan untuk sementara.

Menindaklanjuti hal tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, telah berkoordinasi terkait penanganan darurat pada Jembatan Rampoang atau Salu Pikun di Kota Palopo tersebut.  

"Innalillah jembatan existing Jalan Nasional putus, mengakibatkan pengalihan sementara arus jalan utama akses ke Luwu Utara, Luwu/Luwu Timur yang tentu memiliki beban load tertentu," kata Andi Sudirman, ungkapnya, Selasa (18/10).

Andi Sudirman Sulaiman mengungkapkan, Tim PUTR Provinsi Sulsel telah berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Selatan Kementerian PUPR, mengingat jembatan Rampoang di bawah kewenangan Nasional.

"Alhamdulillah teman-teman Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Selatan telah melakukan tindak lanjut dan akan memasang jembatan Bailey sebagai jembatan sementara," jelasnya.

Kendati demikian, pemasangan jembatan sementara tersebut akan memakan waktu yang cukup lama. 

"Kami harap masyarakat memberi dukungan dan bersabar karena semua adalah kejadian merupakan bagian dari kebencanaan. Tetap tenang dan tidak panik serta berdoa semoga Allah Subhana Wa Ta'ala memudahkan kita semua dalam pemulihan kondisi ini. Aamiin," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Selatan, Reiza Setiawan menyampaikan, Senin malam tanggal 17 Oktober 2022, terjadi cuaca ekstrim dengan curah hujan yang tinggi di wilayah Palopo dan sekitarnya yang mengakibatkan meluapnya sungai Pikun. Akibatnya bangunan bawah Jembatan Sungai Pikun (Km. 382+970) mengalami keruntuhan abutmen sisi Palopo dan mengalami penurunan pada bagian oprit jembatan. Sementara informasi terbaru, jembatan telah putus total.

"Rencana penanganan sementara dengan pemasangan jembatan Bailey. Untuk penanganan permanen akan diusulkan penggantian jembatan di tahun 2023," pungkasnya.

Untuk sementara, dilakukan pengalihan lalu lintas ke jalur alternatif ke Perumnas Rampoang. Bagi kendaraan dari arah Palopo menuju Masamba bisa melalui lorong Perumnas tembus ke arah Lapangan Rampoang atau melalui Jalan Andi Djemma kemudian Jalan KH. A. Razak lalu Jalan Tandi Pau selanjutnya Jalan KHM. Kasim dan tembus di Jalan DR. Ratulangi. 

Jalur alternatif akibat putusnya akses Jembatan Rampoang dari arah Masamba menuju Palopo bisa melalui lorong Lapangan Rampoang dan keluar di lorong Perumnas atau, melalui Jalan DR. Ratulangi menuju Jalan KHM Kasim lalu Jalan Tandi Pau selanjutnya Jalan KH. Razak tembus ke Jalan Andi Djemma.

error: Content is protected !!