kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Jalankan Misi Kemanusiaan, Raden Rubini Diberi Gelar Pahlawan Nasional

KabarMakassar.com — Dalam memperingati hari Pahlawan tahun 2022 saat ini, Pemerintah mengangkat lima (5) tokoh sebagai Pahlawan Nasional Indonesia, termasuk tokoh Indonesia R Rubini Natawisastra.

Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat pada tanggal 31 Agustus 1906 merupakan seorang dokter lulusan School Tot Opleiding Van Inlandsche Artsen (STOVIA) atau Sekolah Kedokteran Bumiputra.

Setelah lulus di STOVIA pada tahun 1930, dia menjadi dokter di Jakarta. Empat tahun kemudian, beliau dipindakan ke Pontianak yang bertugas sebagai Kepala Kesehatan Pontianak. Karena sudah senang di Pontianak, makai a memilih untuk tinggal menetap menjadi dokter disitu. Rubini sangat memperhatikan kesehatan masyarakat Kalimantan Barat tersebut.

Rubini dikenal sebagai dokter yang rendah hati, bagaimana tidak, dia menggratiskan biaya pengobatan bagi pasien yang tidak mampu. Di Pontianak juga Rubini membuka praktek kedokteran umum dan juga praktek kebidanan dengan menghadirkan bidan bersertifikat. 

Nama dr. Rubini ini juga telah diabadikan menjadi nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Mempawah, yakni RSUD dr. Rubini Mempawah. Selain itu, nama Rubini juga sudah diabdikan menjadi nama jalan di Kabupaten mempawah, Kota Pontianak, Kota Bandung, serta nama Taman Aulia dr. Rubini di Kabupaten Mempawah.

Semasa hidupnya, dokter Rubini pernah membentuk suatu kelompok para cendikiawan di Kota Pontianak sebagai wadah memupuk jiwa patriotisme dan nasionalisme. Hingga pada tahun 1944, dr Rubini turut ditangkap oleh gunkanseibu bersama dengan rekan-rekannya dr. Ismail, dr. Achmad Diponegoro, dr. Soenaryo dan dr. Agoesdjam .

Hingga pada akhirnya dokter Rubini gugur di tangan tantara Jepang di Mandor (Kab. Pontianak sebelum pemekaran Kab. Landak), yang sekarang sudah menjadi Kawasan Makam Juang Mandor sebagai salah satu situs bersejarah kekejaman penjajah Jepang.

Bukan tanpa alasan almarhum dr. Rubini Natawisastra mendapat gelar Pahlawan Nasional di tahun 2022. Alasan pemerintah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada almarhum dr Raden Rubini Natawisastra karena beliau semasa hidupnya dinilai telah menjalankan misi kemanusiaan sebagai dokter keliling pada saat kemerdekaan, bahkan dijatuhi hukuman mati Bersama dengan istrinya karena perjuangannya yang gigih untuk kemeredekaan Republik Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan selaku Ketua Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda kehormatan, Mahfud MD mengungkapkan sosok dr. Rubini yang akan diberi gelar dan menjadi Pahlawan Nasional dari Kalimantan Barat pada 07 November 2022 oleh Presiden Joko Widodo.

Bukan hanya itu, dalam konferensi pers di istana Bogor, Mahfud menghimbau kepada Dareah-daerah yang merupakan asal dari para tokoh penerima gelar Pahlawa Nasional untuk mempersiapkan diri hadir pada peringatan Hari Pahlawan 10 November, yang rencananya akan digelar pada Senin, 07 November 2022 di Istana Negara Jakarta.

“Kami sarankan kepada Daerah-daerah yang sudah mempunyai usul-usuk dan sudah disetujui oleh Pemerintah supaya segera menyiapkan diri untuk hadir dan melakukan penyambutan-penyambutan, baik upacara adat, upacara daerah, atau apapun yang bisa dilakukan untuk menyongsong anugerah ini,” ucapnya.

error: Content is protected !!