KabarMakassar.com — Ratusan jamaah dan masyarakat tumpah ruah memadati Masjid Agung Jeneponto saat Ustadz Dzacky Mirza membawakan Tabligh Akbar, dalam rangkaian Safari Dakwah Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (DD Sulsel) pada Kamis (6/11).
Kegiatan akbar ini semakin istimewa dengan kehadiran tokoh penting daerah, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Jeneponto, Maskur, S.Ag., M.H., CGCAE, dan Ibu Bupati Jeneponto, Hj. Salmawati Paris, S.E., yang turut larut dalam khidmatnya dakwah.
Puncak acara ditandai dengan ceramah utama yang dibawakan oleh Ustadz Dzacky Mirza, Lc., seorang dai yang dikenal memiliki gaya dakwah inspiratif dan menyentuh sanubari.
Ustadz Dzacky sukses mengajak jamaah untuk tidak hanya memperkuat ibadah ritual, namun juga memperkokoh pilar kepedulian sosial melalui semangat berbagi dan ukhuwah islamiyah.
Dalam sambutannya, Pj. Sekda Jeneponto, Maskur, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas inisiatif Dompet Dhuafa. Ia memuji komitmen DD Sulsel yang tak pernah surut dalam menggerakkan program dakwah dan kemanusiaan, bahkan hingga ke daerah-daerah.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Dompet Dhuafa di Jeneponto. Kegiatan ini bukan hanya memperkuat keimanan, tetapi juga menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama,” tegas Pj. Sekda Maskur, sembari menekankan pentingnya sinergi antara lembaga sosial dan pemerintah dalam membangun masyarakat yang beriman dan berdaya.
Kehadiran Ibu Bupati Jeneponto, Hj. Salmawati Paris, juga menambah kehangatan dan menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah. Beliau melihat kegiatan ini sebagai bentuk nyata kolaborasi dalam membangun masyarakat yang religius dan peduli.
Safari Dakwah Dompet Dhuafa Sulsel di Jeneponto ini diharapkan menjadi momentum spiritual yang penting. Ia bukan sekadar acara seremonial, tetapi sebuah pemicu yang akan memperkokoh keimanan umat sekaligus mendorong tumbuhnya gerakan sosial yang didasari oleh keikhlasan dan solidaritas antarwarga di seluruh Jeneponto.
Semangat yang membuncah dari Masjid Agung hari itu menjadi penanda optimisme baru bagi Kabupaten Jeneponto, sebuah daerah yang kini semakin bergerak menuju masyarakat yang beriman, berdaya, dan Bahagia.













