kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Empat Koperasi Merah Putih di Rantepao Gelar RAT 2025, Soroti Kendala Lahan

Empat Koperasi Merah Putih di Rantepao Gelar RAT 2025, Soroti Kendala Lahan
Suasana RAT TB 2025 empat koperasi kelurahan merah putih Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara bertempat di Aula Kantor Kecamatan Rantepao, Kamis (30/4/2025).

KabarMakassar.com — Empat Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kecamatan Rantepao menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025, dengan salah satu isu utama yang dibahas adalah kendala ketersediaan lahan untuk pembangunan kantor dan gerai koperasi.

Kegiatan RAT tersebut berlangsung di aula kantor kecamatan pada Kamis (30/4/2026) dan diikuti oleh empat KKMP, masing-masing dari Kelurahan Penanian, Malango, Singki, dan Mentirotiku.

Dalam rapat tersebut, para pengurus dan pengawas koperasi menyampaikan bahwa seluruh KKMP telah memiliki legalitas berupa Anggaran Dasar serta Surat Keputusan (SK) kepengurusan, sehingga secara administratif siap beroperasi. Namun, hingga saat ini mereka masih menghadapi kendala utama berupa belum tersedianya lahan untuk pembangunan kantor dan gerai koperasi.

Para pengawas masing-masing koperasi melaporkan bahwa upaya untuk memperoleh lahan hibah dari masyarakat telah dilakukan, namun belum membuahkan hasil. Kondisi ini membuat mereka berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah, khususnya melalui pemanfaatan aset milik pemerintah.

Ketua KKMP Penanian, Edy Kendek Suma, menjelaskan bahwa pihaknya telah berupaya maksimal mencari lahan melalui pendekatan kepada masyarakat pemilik tanah.

“Upaya untuk mendapatkan lahan hibah sudah kami lakukan, namun belum ada hasil. Sehingga kami mengusulkan alternatif menggunakan lahan milik pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menyebutkan salah satu lokasi yang diusulkan adalah area di bagian selatan Alun-alun Kota Rantepao yang dinilai strategis untuk pembangunan kantor dan gerai koperasi. Meski demikian, usulan tersebut masih memerlukan pembahasan lebih lanjut dengan pemerintah daerah.

Kendala serupa juga dialami oleh KKMP Singki dan Mentirotiku yang hingga kini belum memiliki lahan. Keduanya berharap adanya kebijakan dari pemerintah daerah untuk menyediakan lahan melalui aset yang dimiliki.

Sementara itu, pengurus KKMP Malango mengusulkan agar kawasan pasar tradisional di wilayahnya dapat ditata ulang sehingga memungkinkan adanya ruang untuk pembangunan koperasi.

RAT tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Toraja Utara, Camat Rantepao, Tenaga Manajemen Aset (TMA) Koperasi Merah Putih Kecamatan Rantepao, PMO Koperasi Merah Putih Wilayah Toraja Utara, serta Babinsa dari KODIM 1414/Tana Toraja.

Melalui RAT ini, para pengurus berharap adanya solusi konkret dari pemerintah daerah agar operasional koperasi dapat segera berjalan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di masing-masing kelurahan.

error: Content is protected !!