KabarMakassar.com — Langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk melelang 99 unit kendaraan dinas (randis) yang sudah tidak terpakai mendapat dukungan dari DPRD Sulsel.
Anggota Komisi C DPRD Sulsel, Hamzah Hamid, menyebut kebijakan tersebut sebagai langkah rasional dan efisien.
Menurutnya, daripada dibiarkan rusak dan terbengkalai, kendaraan yang sudah tidak difungsikan lebih baik dilelang ke masyarakat yang berminat.
“Mending dilelang, kalau tidak bisa dipakai lagi. Bagus supaya tidak jadi besi tua,” kata Hamzah.
Politisi PAN ini menilai, langkah pelelangan dapat meringankan beban anggaran daerah. Dia berujar bahwa bahwa kendaraan-kendaraan yang dibiarkan menumpuk di tempat penyimpanan tetap menuntut anggaran untuk perawatan dan keamanan.
“Daripada bertumpuk mengambil tempat, dilelang siapa tahu masyarakat berminat. Kalau pemerintah yang rawat, butuh dana besar lagi. Kalau dilelang, bisa dirawat masyarakat yang membelinya, sekaligus terhapus dari aset Pemprov,” jelasnya.
Hamzah berharap, Pemprov juga transparan dalam proses lelang serta memastikan bahwa hasil lelang benar-benar masuk ke kas daerah sebagai tambahan pendapatan sah.














