KabarMakassar.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar segera mempercepat realisasi program seragam sekolah gratis.
Desakan itu disampaikan di Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang akan berakhir bagi siswa baru jenjang SD dan SMP, sementara bantuan seragam masih belum diterima.
Wakil Ketua III DPRD Kota Makassar, Eric Horas, mengatakan program seragam gratis merupakan bagian dari program prioritas Pemkot yang harus segera diwujudkan agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh peserta didik pada awal tahun ajaran.
“Kami sebagai DPRD berharap program itu bisa berjalan dengan cepat. Anak-anak sekolah bisa mengikuti kegiatan belajar dengan maksimal karena setidaknya mereka sudah memiliki pakaian sekolah. Kami percayakan kepada pemerintah kota agar prosesnya dipercepat,” kata Eric, Rabu (15/7).
Menurutnya, keterlambatan penyaluran seragam gratis berpotensi menambah beban pengeluaran orang tua yang harus membeli seragam sendiri saat tahun ajaran baru dimulai.
“Bagaimanapun orang tua terbebani jika harus membeli seragam. Bantuan ini memang dibutuhkan dan kami berharap bisa direalisasikan tahun ini,” ujarnya.
Eric menegaskan seragam sekolah merupakan kebutuhan dasar siswa yang akan digunakan dalam jangka waktu tertentu sehingga program tersebut tetap relevan meski proses MPLS telah berlangsung.
“Seragam sekolah pasti dipakai dan memang ada masa pergantiannya. Karena itu kami berharap program ini segera terealisasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
DPRD berharap percepatan distribusi seragam gratis menjadi perhatian Pemkot Makassar sehingga seluruh siswa yang menjadi sasaran program dapat segera menerima bantuan tanpa harus menunggu lebih lama di tengah berlangsungnya aktivitas belajar pada tahun ajaran baru.













