kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Dewan Sorot Drainase Tersumbat dan Krisis Air Bersih di Makassar Utara

Dewan Sorot Drainase Tersumbat dan Krisis Air Bersih di Makassar Utara
Anggota DPRD Makassar, William saat Menyerap Aspirasi (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Persoalan drainase tersumbat dan keterbatasan akses air bersih di wilayah utara Kota Makassar, kembali menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar

Anggota DPRD Makassar, William, menemukan langsung dua masalah krusial tersebut saat menyerap aspirasi warga di Jalan Tinumbu Lorong 166B, Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Senin (16/02).

Warga menyampaikan keluhan banjir musiman yang dipicu drainase tak berfungsi maksimal, serta distribusi air bersih yang belum merata. William mengatakan, sedimentasi yang menumpuk menjadi penyebab utama saluran air meluap saat hujan.

“Kalau musim hujan kelihatan sekali. Air meluap karena drainasenya sudah tersumbat dan tidak pernah dikeruk,” ujarnya.

Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu menilai kondisi tersebut membutuhkan penanganan cepat, terutama dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) sebagai leading sektor infrastruktur.

“Ini butuh penanganan serius. Dinas PU harus segera lakukan pengerukan sedimentasi dan perbaikan, apalagi ada drainase yang sudah pecah,” tegas William.

Selain banjir, ia juga menyoroti krisis air bersih yang dinilai belum kunjung tuntas di kawasan utara Makassar. Ironisnya, ada wilayah yang belum terjangkau jaringan PDAM meski lokasinya berdampingan dengan pelanggan aktif.

“Ada lorong yang bersebelahan, tapi tidak semua teraliri. Warga akhirnya harus angkut air dari lorong sebelah,” jelasnya.

Sebagai anggota Komisi B yang bermitra dengan PDAM, William menegaskan akan mengawal langsung persoalan tersebut hingga ada pemerataan layanan.

“Masalah air bersih ini paling sering dikeluhkan. Saya akan kawal sampai semua warga di Utara Makassar bisa menikmati akses yang sama,” katanya.

Ia juga memastikan laporan warga terkait drainase segera diteruskan ke instansi teknis, mengingat intensitas hujan mulai meningkat. “Sampaikan saja titiknya. Saya akan laporkan ke PU supaya pengerukan dan perbaikannya bisa segera dilakukan,” tukas William.

error: Content is protected !!