KabarMakassar.com — Potret kemiskinan di Sulawesi Selatan (Sulsel) pada tahun 2024, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), menunjukkan adanya kesenjangan signifikan antar-daerah.
Dalam rilis yang diunggah baru-baru ini, Kabupaten Pangkep menduduki peringkat pertama sebagai daerah dengan persentase penduduk miskin tertinggi, sementara Kabupaten Jeneponto mengikuti ketat di posisi kedua.
Menurut data persentase penduduk miskin BPS 2024, Kabupaten Pangkep menempati posisi puncak dengan angka kemiskinan mencapai 12,41%. Posisinya disusul oleh empat kabupaten lain yang angka kemiskinannya berada di atas 10%. Berikut daftar 5 Kabupaten/ Kota dengan indeks kemiskinan tahun 2024:
1. Pangkep 12,41%
2. Jeneponto 11,82%
3. Luwu 11,70%
4. Luwu Utara 11,24%
5. Enrekang 11,25%
Data ini menunjukkan tantangan besar bagi Pemerintah Provinsi Sulsel dan pemerintah daerah terkait untuk segera mengatasi ketimpangan ekonomi, khususnya di lima daerah tersebut.
Di sisi lain, laporan BPS juga mencatat kabar baik dari Ibu Kota Provinsi. Kota Makassar menjadi daerah dengan persentase penduduk miskin terendah di seluruh Sulawesi Selatan, yaitu hanya 4,97%.
Angka kemiskinan di Makassar jauh lebih rendah dibandingkan dengan daerah-daerah lain. Kota-kota seperti Parepare (5,27%) dan Sidrap (5,02%) berada di atasnya, menggarisbawahi kesenjangan antara wilayah perkotaan besar dan daerah-daerah pedalaman atau pesisir.
Hasil rekapitulasi BPS 2024 ini menjadi evaluasi penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan program pengentasan kemiskinan yang lebih tepat sasaran di tahun-tahun mendatang.














