kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Danny Pomanto Minta PD Parkir Makassar Tingkatkan Pendapatan

KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto meminta Perumda Parkir Makassar Raya meningkatkan potensi pendapatan.

Hal itu dikatakan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Khusus Pendapatan 2023 yang dihadiri seluruh perwakilan OPD dan BUMD lingkup Pemkot Makassar di Mercure Hotel Bali Seminyak, beberapa hari lalu.

Ia menekankan pentingnya komitmen bersama untuk mencapai penerimaan asli daerah Rp 2 triliun.

"Melalui Rakor ini kami ingin sinergitas dan kolaborasi OPD dan BUMD menggali potensi untuk optimalisasi menuju PAD 2  triliun," ucapnya.

Menurutnya, penerimaan pajak maupun retribusi daerah, semuanya harus di eksplorasi potensinya bersama-sama dan kolaborasikan di forum ini.

Sementara itu, Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya, Yulianti Tomu mengatakan terlebih dahulu akan melakukan tahapan awal, yakni mengkaji program PD Parkir Makassar Raya tahun 2023.

"Maka tentu ada tahapan berikutnya. Seperti kita akan  menyampaikan itu, dalam satu forum terbuka untuk di diskusikan, oleh semua pihak terkait. Termasuk masyarakat yang di dalam pengguna parkir di Kota Makassar. Olehnya itu, kami akan komunikasi dan koordinasi kesemua pihak yang terkait dan beririsan, agar sama sama memperkuat kinerja PD Parkir untuk semaksimal mungkin, demi mewujudkan pesan bapak Walikota Makassar pada Rakorsus di Bali,"ungkapnya.

Sebelum meluncurkan program andalan PD Parkir Makassar pada awal tahun 2023, Direksi sudah mulai dengan mengadakan rapat  koordinasi pada jajarannya. Seperti

mengelaborasi lainnya dengan sistem digital.

Sehingga perusahaan mampu mencapai ekosistem digital yang berfokus pada efektivitas efisiensi perusahaan.

Kemudian untuk pelaksanaan, pasti harus ada tahap sosialisasi, sebelum program itu dijalankan.

"Kita sudah mulai dengan menerapkan Corporate Management System di Perumda Parkir, artinya internal kita dipermudah parkir ini. Jika nanti ada member parkir itu, kita terapkan penerapan cash plus.

Jadi program unggulan itu,  harapan kami mengubah kebiasaan  pembayaran parkir dari tunai menjadi non tunai, sehingga prihal ini menekan tindakan kebocoran pendapatan," tuturnya.

error: Content is protected !!