KABARBUGIS.ID – Pengurus cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Sinjai laksanakan Rapat kerja Cabang (Rakercab) di Aula Pertemuan Wisma Hawai, Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara, Selasa (18/10).
Rakercab tersebut mengusung tema konsolidasi IBI dalam menghadapi perkembangan pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Keluarga Berencana (KIA-KB) dan kesehatan reproduksi dimasa pandemi Covid-19.
Rakercab tersebut diikuti sebanyak 76 orang terdiri dari masing-masing perwakilan pengurus pusat, daerah hingga ranting.
"Dari IBI Sulawesi Selatan 2 orang, Pengurus cabang IBI Sinjai 39 orang, Pengurus ranting RSUD Sinjai 3 orang, nakes puskesmas 32 orang," ucap ketua panitia, Rukmini.
Ketua cabang IBI Kabupaten Sinjai, Ratnawati Muin mengatakan Rakercab merupakan forum yang digunakan sebagai bentuk evaluasi dan penyempurnaan rencana kerja tengah periode kepengurusan sekaligus sebagai bahan usulan kongres dan konsolidasi setiap jenjang kepengurusan.
Dirinya juga memaparkan bahwa saat ini jumlah bidan sebanyak 845 yang terdiri dari 180 berstatus ASN dan selebihnya berstatus non-ASN.
“Kita berharap IBI bisa bersinergi dengan Pemda dan seluruh stakeholder, agar pendayagunaan Bidan bisa maksimal. Termasuk memberikan perhatian terhadap Bidan kami yang belum ASN,” jelasnya
Sementara, Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa dalam sambutannya mengungkapkan agar pendataan yang dilakukan sebisa mungkin mengakomodir semua bidan di Sinjai dan kedepan tenaga kesehatan merupakan salah satu prioritas dalam pengangkatan PPPK.
“Jika tahun lalu sesuai instruksi dari Kemenpan RB kita fokus untuk membuka formasi PPPK bagi tenaga guru, Insya Allah kedepan tenaga kesehatan akan juga menjadi prioritas untuk diangkat menjadi PPPK,” katanya sebelum membuka acara.
Untuk diketahui pembukan Rakercab IBI dilakukan pemukulan Gong oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sinjai.














