KABARBUGIS.ID – Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid memberikan santuna kepada korban pembantaian yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Moskona Utara, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.
Diketahui, sebanyak 14 pekerja Jalan Trans Bintuni Maybrat diserang KKB di Distrik Moskona Utara, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, pada Kamis (29/9/2022) lalu.
Dari 14 orang pekerja tersebut, terdapat empat warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Dua diantaranya meninggal dunia merupakan warga Desa Malimpung dan Desa Sipatuo, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang.
Melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, H Fakhrullah. Bupati Irwan menunjukkan duka cita mendalam dan memberikan santunan bagi keluarga korban.
Fakhrullah mengungkapkan dua orang yang meninggal atas nama Abbas Manna dan Armin. Abbas merupakan warga Desa Malimpung, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang. Sementara Armin merupakan warga Desa Sipatuo, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang.
"Keduanya sudah dikebumikan hari ini di desa masing-masing," kata Fakhrullah saat ditemui KabarBugis.id di rumah duka di Malimpung, Minggu (2/10) malam.
Sementara dua korban yang selamat bernama Ruslan dan Rizal alias Om Kumis. Rizal merupakan warga Kelurahan Tiroang, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang. Adapun Ruslan merupakan warga asal Desa Malimpung, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang.
"Rizal selamat tidak ada luka, sementara Ruslan terluka tembak dan sedang dirawat di sana (Papua Barat)," bebernya.
Fakrullah menambahkan, pihak Provinsi Papua Barat dan Pemda Pinrang, telah memberikan bantuan uang duka kepada korban yang meninggal dan mengalami luka. Diharapkan bisa meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
"Ada bantuan uang duka dari pihak Provinsi Papua Barat, Dinas Bina Marga Papua Barat dan dari Pemkab Pinrang juga," bebernya.
Pihaknya juga menyampaikan ungkapan duka kepada pihak yang menjadi korban penyerangan KKB. Fakhrullah berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
"Kami mewakili Pemkab Pinrang menyampaikan duka yang mendalam atas kejadian penyerangan ini. Semoga keluarga tabah menghadapi musibah ini," ujarnya.














