Indeks
News  

BPBD Jeneponto Terbitkan Peringatan Dini Kekeringan, Empat Kecamatan Waspada

BPBD Jeneponto Terbitkan Peringatan Dini Kekeringan, Empat Kecamatan Waspada
Peringatan Dini Kekeringan oleh BPBD Jeneponto. (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto menerbitkan peringatan dini terkait potensi kekeringan meteorologis yang diprediksi melanda sejumlah wilayah pada periode 21 hingga 31 Juli 2026.

Peringatan ini dirilis berdasarkan analisis data dari BMKG Sulawesi Selatan Wilayah IV, yang menetapkan wilayah Kabupaten Jeneponto berada dalam Status Waspada kekeringan.

Berdasarkan pemetaan BPBD Jeneponto, terdapat empat kecamatan utama yang berpotensi terdampak paling signifikan, yakni, Kecamatan Bangkala Barat, Bangkala, Bontoramba dan Kecamatan Turatea.

Kondisi cuaca panas dan minimnya curah hujan dalam beberapa hari ke depan diperkirakan dapat menimbulkan sejumlah dampak serius bagi masyarakat di wilayah terdampak, di antaranya berkurangnya ketersediaan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Sementara di sektor pertanian, akan terjadi penurunan kelembapan tanah yang berpotensi memengaruhi produktivitas lahan pertanian warga.

Disisi lainnya, ancaman kebakaran juga mengintai, dengan meningkatnya risiko kebakaran lahan maupun semak akibat kondisi vegetasi yang sangat kering.

Guna mengantisipasi dan meminimalkan risiko dampak kekeringan tersebut, BPBD Kabupaten Jeneponto mengimbau masyarakat untuk mengambil langkah antisipatif dengan menghemat air, menampung air bersih dan menghindari aktivitas pembakaran sampah maupun pembukaan lahan terbuka dengan cara dibakar.

Pihak BPBD Jeneponto juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan jika terjadi kejadian bencana atau krisis air darurat melalui nomor layanan Pusdalops BPBD Jeneponto di 0822-4804-3572 atau melalui media sosial resmi BPBD.

error: Content is protected !!
Exit mobile version