kabarbursa.com
kabarbursa.com

Beras SPHP Rusak Bisa Ditukar, Cukup Lapor ke Bulog

Beras SPHP Rusak Bisa Ditukar, Cukup Lapor ke Bulog
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, M. Ilyas (dok. Syamsi/Kabar Makassar)

KabarMakassar.com — Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulawesi Selatan, M. Ilyas, memastikan warga tidak perlu khawatir jika menemukan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang rusak.

Dia mengatakan, Bulog siap mengganti beras yang tidak layak konsumsi.

Menurut Ilyas, dia pernah menerima laporan langsung dari warga Luwu Timur soal kualitas beras SPHP. Laporan itu langsung dia tindaklanjuti bersama Bulog.

“Dia WA (WhatsApp) ke saya, kalau saya tahu, pasti saya tindaklanjuti. Saya langsung kirim ke kepala pimpinan wilayah Bulog Sulselbar untuk menanyakan itu, dan itu dia kirim orangnya langsung ke Luwu Timur, timnya Bulog, dan diganti,” kata Ilyas.

Ilyas menjelaskan, beras SPHP memang harus aman dikonsumsi masyarakat. Karena itu, jika ada yang rusak, warga bisa langsung melaporkannya.

“Jadi kalau memang itu tidak bagus, langsung tinggal melapor ke Bulog, nanti dikembalikan ke Bulog. Itu sudah kita sampaikan ke Bulog. Tidak boleh menjual. Karena pangan itu masyarakat konsumsi dengan aman. Bukan asal-asalan, tidak bisa,” tegasnya.

Ilyas menambahkan, mekanisme ini berlaku juga di kabupaten dan kota lain. Masyarakat cukup menunjukkan beras rusak yang diterima, maka Bulog akan menggantinya.

“Iya, nanti mungkin kami akan menyampaikan lagi ke Bulog. Karena itu kan nanti Bulog yang bertanggung jawab di kabupaten kota ya. Saya akan sampai ke Pimpinan Bulog. Tapi kita sudah sepakat dengan Bulog. Semua beras yang rusak, masyarakat itu tinggal melaporkan, menunjukkan berasnya rusak, nanti diganti,” jelasnya.

Meski begitu, Ilyas menekankan tidak semua stok beras SPHP bermasalah. Hanya sebagian kecil yang mungkin ditemukan rusak.

“Karena kan tidak mungkin juga bisa segede itu beras, satu gudang rusak semua. Pasti ada (beberapa) yang rusak, ada yang ada ulat, atau apa. Nah itu tinggal diganti, diajukan dan diganti,” pungkasnya.

error: Content is protected !!