kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Appi Ingin Acara Seremonial di Kota Makassar Dirampingkan

Appi Ingin Acara Seremonial di Kota Makassar Dirampingkan
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Dok: Sinta KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), menegaskan komitmennya untuk merampingkan kegiatan seremonial pemerintahan dan mengarahkan anggaran publik pada program yang lebih menyentuh masyarakat.

Hal itu disampaikan Appi usai memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-418 Kota Makassar, yang dilanjutkan dengan acara syukuran sederhana di Rumah Jabatan Wali Kota, Minggu (09/11).

Dalam suasana penuh keakraban, Appi bersama Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa, Sekda Kota Makassar Andi Zulkifli Nandar, mantan Wali Kota Ilham Arief Sirajuddin, para kepala SKPD, direktur Perusda, dan camat se-Kota Makassar menggelar santap siang dan potong tumpeng sebagai ungkapan syukur atas suksesnya rangkaian perayaan HUT kota yang berlangsung sejak awal November.

Appi menegaskan bahwa seluruh kegiatan peringatan tahun ini dan selanjutnya dirancang tidak hanya sebagai seremoni tahunan, tetapi juga sarat dengan aksi sosial, kegiatan budaya, dan program kebersamaan yang melibatkan masyarakat luas.

“Hari ini sebenarnya saya cuma mau undang makan-makan saja, karena kita sudah menuntaskan hampir seluruh rangkaian acara. Ini bukan acara formal, tapi bentuk rasa terima kasih saya kepada seluruh SKPD, Perusda, dan camat atas kerja samanya,” ujarnya.

Menurut Appi, semangat kolaborasi lintas perangkat daerah menjadi kunci keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan HUT Kota Makassar ke-418 yang berlangsung meriah dan tertib. Ia pun mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran Pemkot yang berhasil menghadirkan perayaan yang tetap meriah namun efisien.

“Alhamdulillah, acara puncak tadi berjalan hampir sempurna. Suasananya seperti ulang tahun kota rasa provinsi. Tapi yang paling penting, semua kegiatan ini kita persembahkan untuk masyarakat Makassar,” ucapnya.

Appi menegaskan pentingnya evaluasi pola penyelenggaraan kegiatan tahunan agar lebih efisien dan tidak tumpang tindih. Ia menyoroti tiga agenda besar tahunan Pemkot peringatan 17 Agustus, Hari Kebudayaan, dan HUT Kota yang ke depan harus memiliki ciri khas masing-masing.

“Kita punya tiga event besar tiap tahun. Ke depan, masing-masing harus punya karakter tersendiri. 17 Agustus bisa fokus ke perlombaan, Hari Kebudayaan ke kegiatan budaya, dan HUT Kota ke arah yang berbeda lagi. Tidak perlu semua bernuansa adat atau terlalu seremonial,” tegasnya.

Appi juga mengingatkan agar penggunaan anggaran kegiatan tidak berfokus pada acara seremonial, tetapi diarahkan untuk kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Tolong anggaran-anggaran kita diarahkan untuk bagaimana keterlibatan masyarakat di setiap kegiatan. Kalau cuma acara seremonial dan yang sampai ke warga biayanya tidak lebih dari 20 persen, lebih baik dihilangkan saja. Lebih bagus sederhana tapi langsung menyentuh warga,” tegasnya.

Menurutnya, orientasi pembangunan Kota Makassar ke depan harus lebih menitikberatkan pada efisiensi anggaran, inovasi pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat.

Ia berharap setiap SKPD mampu menghadirkan program kerja yang konkret dan berkelanjutan, bukan sekadar agenda simbolik.

“Mudah-mudahan seluruh program yang akan kita lakukan ke depan bisa lebih baik dari tahun ini. Intinya, mari kita hadir bukan hanya dalam acara, tapi benar-benar hadir di tengah masyarakat,” tutup Appi.

error: Content is protected !!