KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau Appi, secara resmi membuka Wali Kota Padel Cup 2025 yang digelar di Bosowa Sport Center, Sabtu (27/09).
Turnamen ini menjadi momentum pertemuan lintas generasi pemimpin kota sekaligus ajang memperkenalkan olahraga padel yang kini tengah populer di Makassar.
Usai membuka acara, Appi tidak hanya berdiri di podium, tetapi juga ikut turun langsung ke lapangan.
Ia berpasangan dengan Sekda Kota Makassar, Zulkifli Nanda, menantang pasangan mantan Wali Kota Makassar dua periode, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), yang berduet dengan Andi Herry Iskandar. Pertandingan ekshibisi ini berlangsung penuh semangat, sekaligus menjadi simbol keakraban di antara pemimpin yang pernah dan sedang memimpin Makassar.
“Alhamdulillah, di Makassar masih ada empat wali kota terdahulu yang hidup. Kami berharap bisa terus meminta wejangan dari mereka agar pembangunan kota ini semakin maju,” ujar Appi.
Mengenakan jersey biru bertuliskan Wali Kota Padel Cup, Appi tampak serius di lapangan. Ia beberapa kali mengayunkan raket dengan gerakan mantap, kaki kokoh menjejak di atas lapangan biru khas padel yang dikelilingi dinding kaca. Fokus dan konsentrasi terpancar dari ekspresinya, memperlihatkan sisi sporty seorang kepala daerah yang tak ragu berbaur dalam suasana kompetisi.
Di sisi lain, Ilham Arief Sirajuddin tampil tak kalah bertenaga. Mantan Wali Kota Makassar itu menunjukkan ketangkasan dan kesiapan penuh. Tangan kanannya menggenggam raket dengan ayunan terarah, sementara matanya fokus pada bola yang datang. Ekspresi wajahnya serius namun tetap tenang, mencerminkan semangat kompetitif yang masih melekat meski tak lagi menjabat.
Pertandingan ekshibisi ini pun disaksikan banyak penonton dari luar lapangan. Ada yang berdiri dengan penuh antusias, ada pula yang mengabadikan momen menggunakan ponsel. Kehadiran mereka menambah semarak suasana, sekaligus menegaskan bahwa olahraga padel mulai mendapat tempat di hati warga Makassar.
Wali Kota Padel Cup 2025 bukan sekadar turnamen olahraga, tetapi juga menjadi wadah kebersamaan, silaturahmi, serta simbol kesinambungan kepemimpinan di Kota Daeng.














