kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Akurasi Data BPS Dipertanyakan, Bupati Jeneponto; Timbulkan Efek Domino

KabarSelatan.id — Bupati Iksan Iskandar bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Jeneponto menggelar rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di ruang Pola Panrannuanta, Rabu kemarin (21/9).

Mereka membahas terkait pendataan awal registrasi sosial ekonomi (Regsosek) di Kabupaten Jeneponto.

Kepala BPS Jeneponto, Muhammad Kamil menjelaskan bahwa pendataan ini dilakukan sebagai mandat dari presiden RI untuk menyediakan sistem dan basis data penduduk.

"Profil, kondisi sosial, ekonomi serta tingkat kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Jeneponto yang memiliki luas wilayah 749,79 km persegi itu pun akan di datangi ratusan petugas BPS.

"Kami akan menurunkan 578 petugas
 di 114 desa/ kelurahan di 11 kecamatan dalam waktu dekat ini," katanya.

Hal itu disebabkan karena Jeneponto memiliki jumlah penduduk yang besar yang berimplikasi sejajar dengan dinamika dan kompleksitas sosial ekonomi masyarakatnya sehingga pihaknya melibatkan banyak personil dalam proses pendataan tersebut.

"Kami berharap kesempatan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi multisektor sehingga nantinya para petugas dilapangan dapat menghasilkan data yang akurat dan objektif," jelasnya.
 
Sementara itu, Bupati Iksan Iskandar pun 
menyambut baik program tersebut sebab pentingnya akurasi dan validitas sebuah data yang akan berdampak pada proses perencanaan pembangunan suatu daerah.

"Terimakasih BPS telah menginisiasi kegiatan regsesok. Hal ini sangat penting mengingat sebuah data memiliki efek domino dimana data yang akurat akan berbanding sejajar dengan kualitas pengambilan keputusan," jelasnya.

Politisi Partai Golkar itu pun meminta agar pemerintah desa dan kelurahan dapat mengawal secara kooperatif dan tidak keluar dari SOP dalam proses pendataan tersebut.

Lantaran selama ini, data yang disajikan pihak BPS dengan data Pemerintah daerah Jeneponto kerap berbeda.

Sehingga Iksan mengultimatum agar pendataan yang dilakukan petugas BPS tidak boleh diintervensi oleh siapapun dan dalam bentuk apapun.

"Saya berharap Kepala desa, Lurah Camat serta Unsur Tripika mengawal proses pendataan dengan seksama, agar berjalan obyektif dan menghasilkan data valid," tegas bupati dua periode itu.

Acara pembukaan Pendataan awal registrasi sosial ekonomi (Regsosek) tahun 2022 kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan pencanangan pembangunan zona integritas (SI) dan pencanangan 113 desa/kelurahan CANTIK (Cinta Statistik).

error: Content is protected !!