kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

500 UMKM di Sulsel Dapat Fasilitas Sertifikat Halal Gratis

KabarMakassar.com — Sebanyak 500 pelaku UMKM di Sulsel dapat fasilitasi sertifikat halal secara gratis dari Pemerintah Provinsi. 

Melalui Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, 500 UMKM itu juga mendapat pendampingan dalam mengurus nomor induk berusaha (NIB) sebagai syarat kepengurusan sertifikat. 

Kegiatan ini bernama Halal Fest, merupakan rangkaian dari peringatan HUT ke-353 Sulsel yang puncaknya akan dirayakan pada 11 Oktober 2022 mendatang. 

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman secara virtual dari Jakarta. 

Plt Kadis Koperasi dan UKM, Sukarniaty Kondolele menerangkan Halal Fest ini dihadiri 300 pelaku UMKM di Sulsel yang bergerak di berbagai sektor usaha.

Wanita yang akrab disapa Ani mengatakan Halal Fest ini bertujuan untuk memberikan akses kemudahan informasi kepada para pelaku usaha dalam pendampingan sertifikasi halal, serifikasi merek.

Selain itu, para pelaku UMKM bisa diberi pendampingan kemasan produk, pendampingan konsultasi pembiayaan syariah, dan konsultasi inovasi produk.

"Target kita ada 1000 UMKM dan hari ini kita target 500 UMKM," kata Sukarniaty saat ditemui di sela-sela kegiatan Halal Fest, Rabu (05/10) di Hotel Travellers Makassar, Jalan Lamadukelleng Buntu.

Membangkitkan UMKM berbasis syariah masuk ke dalam ekosistem digital, sehingga para pelaku umkm lebih memahami model pengelolaan keuangan syariah yang lebih
modern.

Juga untuk menjaring ide dan masukan pengembangan kemitraan baik melalui lembaga keuangan syariah, perbankan syariah, maupun koperasi syariah bagi ukm dalam pengembangan
usahanya.

"Dinas Koperasi dan UKM juga melakukan pengembangan klinik bisnis terpadu dengan berbagai layanan umkm seperti konsultasi kemasan produk halal, konsultasi pembiayaan syariah, konsultasi inovasi produk," ujar Ani. 

Sementara itu, Gubernur Sulsel menerangkan ekonomi Sulsel sangat ditentukan oleh perkembangan UMKM. 

Untuk menghidupkan dan mengembangkan usaha para pelaku UMKM, Pemprov Sulsel juga sudah mengarah pada sistem inkubasi halal produk. 

"Tujuan utamanya adalah bagaimana mewujudkan kemandirian halal produk agar target pasar bisa semakin berkembang," ungkap Andi Sudirman.

Dia menginformasikan, Thailand saat ini fokus pada upaya menjadi dapur halal dunia. Padahal seperti diketahui, penduduk negara itu tidak dominan Islam.

"Tapi mereka berusaha untuk mencuri pasar umat muslim agar berkunjung atau berwisata di Thailand tanpa merasa ragu," jelasnya. 

Dia berharap UMKM di Sulsel juga berorientasi pada pengembangan pasar seperti yang dilakukan Thailand.

error: Content is protected !!