kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

2 Korban Tenggelam di Air Terjun Jami Ditemukan Meninggal

Bupati Maros Himbau Jauhi Lokasi Wisata Berbahaya Pasca Insiden 2 Pelajar Tenggelam
Tim SAR gabungan saat pencarian korban tenggelam di air terjun Jami, Kabupaten Maros (Dok : ist)

KabarMakssar.com — Tim SAR gabungan menemukan dua korban yang tenggelam saat berwisata di air terjun Jami. Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros. Keduanya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Diketahui, korban bernama Salsabila (17) dan Wulan (17), ditemukan sekitar pukul 07:00 Wita, di kedalaman 5 meter di air terjun Jami, pada Sabtu (13/07). Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan.

“Pukul 07.00 tadi tim sar gabungan telah mulai melaksanakan pencarian dengan penyelaman dan penyisiran di sisi kiri kanan air terjun. Dan pukul 07.39 wita korban pertama atas nama Salsabila (17 tahun) ditemukan. Kemudian pukul 07.50 wita korban kedua kembali ditemukan atas nama Wulan (17 tahun), keduanya meninggal dunia,” kata Andi Sultan.

Saat ini, kedua jenazah korban, kata Sultan, telah dibawah ke Rumah Sakit Maros dan pihak keluarga.

“Jika memang ingin berwisata di kawasan air terjun ataupun permandian, usahakan untuk membawa pelampung karena tidak menutup kemungkinan akan terjadi air bah secara tiba-tiba, karena ini adalah alam bebas,” imbuhnya.

Sebelumnya, pada Jumat (12/07) kemarin kedua korban sedang berwisata bersama beberapa rekannya. Namun, kedua korban tenggelam saat mandi di air terjun tersebut.

“Informasi kejadian adanya 2 orang tenggelam di air terjun Jami, Desa Somba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros ini kami terima dari bapak Hamka, BPBD Kabupaten Maros, pada pukul 16.10 Wita,” terang Sultan.

Atas informasi tersebut, sebanyak tujuh personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Petugas gabungan dari Basarnas Makassar, BPBD Maros, Damkar Maros, Damkar Makassar, dan organisasi kemanusiaan lainnya dikerahkan untuk melakukan pencarian kedua korban.

Upaya cepat dan terkoordinasi ini menunjukkan komitmen Tim SAR dan organisasi terkait dalam menangani insiden darurat serta memberikan bantuan kepada masyarakat.

error: Content is protected !!