KabarMakassar.com — Seorang pemuda di Kabupaten Maros, viral di media sosial lantaran bersikap arogan saat hendak di tilang oleh petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Maros.
Pemuda tersebut tidak terima diberhentikan karena berkendara tanpa helm dan menggunakan motor berjenis balap di jalan umum.
Dalam video yang beredar di sosial media, pemuda itu tampak marah dan mengacungkan jari tengah ke arah petugas.
Ia bahkan mengaku sebagai anak dari seorang purnawirawan polisi berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), dan menolak menunjukkan surat-surat kendaraannya.
Tak sampai disitu, pemuda itu juga terlihat menelfon seseorang untuk berkomunikasi agar petugas kepolisian tak menilangnya.
Kemudian pemuda tersebut melontarkan makian dan bersikap arogan, sehingga mengambil kembali motornya, dan meludah ke arah petugas, lalu meninggalkan lokasi dengan kasar.
Kasat Lantas Polres Maros, Iptu Kamaluddin mengatakan berdasarkan keterangan dari orang tua pemuda itu, anaknya mengalami tekanan psikologis setelah beberapa kali gagal mengikuti seleksi masuk Polri.
“Kami sudah melakukan penindakan. Kendaraan disita karena tidak dilengkapi TNKB dan pengendaranya tidak memiliki SIM. Sepeda motor kini menunggu proses penyelesaian di pengadilan,” ujar Kamaluddin dalam keterangan, Sabtu (10/05).
Setelah aksinya viral, pemuda tersebut datang ke Mapolres Maros dengan didampingi oleh orang tuanya. Ia membawa motornya dan menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya yang dianggap mencoreng nama baik institusi Polri.
“Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan tidak bersikap arogan terhadap petugas di lapangan,” kata Kamaluddin.














