KabarMakasssar.com — Sebanyak empat orang anak dibawah umur harus berurusan dengan polisi setelah kedapatan pesta minuman keras (miras) di Kabupaten Kepulauan Selayar. Mereka kini diamankan di Mapolres untuk dilakukan pembinaan.
Mereka diamankan saat tim gabungan SPKT dan Sat Samapta Polres Kepulauan Selayar, melaksanakan patroli cooling system Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), kemudian melihat empt orang anak dibawah umur sedang asik pesta miras, di Jalan Metro, Kelurahan Benteng, pada Minggu (07/09) dini hari.
Kasat Samapta Polres Kepulauan Selayar, AKP Abdul Malik mengatakan bahwa pihak kepolisian mengamankan satu siswa SMA, satu siswa SMP, satu anak usia SD, serta satu anak yang sudah tidak bersekolah.
“Mereka kemudian dibawa ke Mapolres untuk dibina dan dipanggil orang tua masing-masing,” kata Abdul Malik dalam keterangan tertulis, Senin (08/09).
Malik menjelaskan bahwa penindakan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan agar anak-anak tidak terjerumus lebih jauh dalam pergaulan negatif, salah satunya dengan minum miras.
“Kami tidak hanya mengamankan, tetapi juga menghadirkan orang tua untuk diberikan pembinaan bersama,” ujarnya.
Malik berharap peran keluarga lebih aktif untuk meningkatkan pengawasan anak terkait pergaulan dan aktivitas, agar tidak terjerumus di kegiatan negatif.
“Harapannya, ada peran keluarga yang lebih aktif dalam mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan miras maupun perbuatan yang dapat merugikan masa depan mereka,” tegasnya.
Malik mengatakan bahwa patroli KRYD akan terus ditingkatkan di titik-titik rawan untuk meminimalisir potensi gangguan kamtibmas, termasuk perkelahian remaja, balap liar, hingga tindak pidana lainnya.
“KRYD ini bagian dari cooling system agar situasi tetap sejuk, aman, dan kondusif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan menekankan pentingnya peran orang tua dan masyarakat dalam bersama-sama menjaga anak-anak dari bahaya penyalahgunaan miras.
“Kami berharap masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, Orang tua lebih peduli anak-anaknya, di mana mereka dengan siapa mereka bergaul, apa yang dilakukan, karena menjaga generasi muda berarti menjaga masa depan Selayar. Mari bersama-sama menjaga kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” kata Didid.














