kabarbursa.com
kabarbursa.com

Kasus Penikaman di Bontosikuyu Selayar, Polisi Amankan Tiga Pelaku

Kasus Penikaman di Bontosikuyu Selayar, Polisi Amankan Tiga Pelaku
Tiga Terduga Pelaku Penikaman di Dusun Padangoge, Desa Laiyolo, (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Polres Kepulauan Selayar bergerak cepat mengungkap kasus penganiayaan yang berujung penikaman di Dusun Padangoge, Desa Laiyolo, Kecamatan Bontosikuyu, Senin malam (17/11).

Tiga terduga pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti sebilah pisau yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Selayar, IPTU Muh. Rifai, menjelaskan bahwa insiden itu berawal dari cekcok antara korban dan para terduga pelaku saat sedang mengonsumsi minuman keras tradisional jenis ballo. Pertengkaran kembali berlanjut ketika korban menghadang para pelaku di jalan.

“Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa peristiwa ini dipicu oleh selisih paham saat para pihak sedang mengonsumsi minuman keras. Setelah itu korban menghadang mereka di jalan dan terjadilah aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam,” jelas IPTU Rifai, dalam press release, Selasa (18/11).

Korban, Adrian (21), seorang petani asal Dusun Padangoge, mengalami luka tusuk akibat penikaman. Terduga pelaku utama Sirwan (30) diduga melakukan tindakan penikaman, sedangkan Muhammad Ikbal (27) terindikasi melakukan pemukulan. Sementara Saheruddin (43) ikut diamankan karena berada di lokasi dan diduga terlibat dalam rangkaian peristiwa tersebut.

Aksi penangkapan dilakukan pada Selasa dini hari (18/11) sekitar pukul 01.00 Wita. Tim Resmob yang dipimpin Kanit Resmob Bripka Rahmat Wadi langsung menuju lokasi kejadian dan mengamankan ketiga pelaku tanpa perlawanan. Polisi kemudian melakukan pengembangan dan menemukan pisau yang diduga digunakan dalam penganiayaan.

“Para terduga pelaku telah mengakui perbuatannya saat pemeriksaan awal. Mereka saat ini dalam proses penyidikan lebih lanjut bersama barang bukti yang telah diamankan,” tambah IPTU Rifai.

Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan, mengimbau masyarakat untuk menghindari konsumsi minuman keras karena dapat memicu konflik dan menghilangkan kontrol diri.

“Kasus seperti ini seringkali terjadi karena pengaruh minuman keras. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi miras demi menjaga keamanan diri sendiri dan lingkungan,” tegas Kapolres.

Ia juga mengapresiasi warga yang cepat melaporkan kejadian tersebut sehingga kepolisian dapat merespons secara tepat sebelum timbul gangguan keamanan lainnya.

Kapolres menegaskan komitmen jajaran Polres Selayar untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah kepulauan.

error: Content is protected !!