KabarMakassar.com — Nilai tukar rupiah menunjukkan performa terbaiknya pada awal perdagangan hari ini, Jumat (12/07). Menurut data RTI Business, pada pukul 09.30 WIB, rupiah menanjak 0,23% atau memperoleh tambahan 37 poin, sehingga kursnya berada di angka Rp16.119 per dolar AS.
Penguatan ini tidak hanya terjadi terhadap dolar AS, namun juga terhadap berbagai mata uang global lainnya. Rupiah tercatat menguat terhadap dolar Australia sebesar 0,27%, euro sebesar 0,24%, dan poundsterling sebesar 0,30%.
Rupiah di Pasar Asia
Jika dilihat dari pergerakan terhadap mata uang Asia, rupiah juga menunjukkan kinerja positif. Mata uang Garuda menguat terhadap tujuh mata uang dan hanya melemah terhadap satu mata uang Asia, yaitu ringgit yang turun 0,32%. Sementara itu, rupiah berhasil menguat terhadap yuan sebesar 0,36%, dolar Hong Kong sebesar 0,19%, yen sebesar 0,51%, won sebesar 0,09%, dolar Singapura sebesar 0,31%, baht sebesar 0,38%, dan dolar Taiwan sebesar 0,64%.
Di pasar spot, rupiah tampil perkasa sejak awal perdagangan hari ini. Pada Jumat (12/7), rupiah spot dibuka di level Rp16.138 per dolar AS, menguat 0,35% dibanding penutupan hari sebelumnya di Rp16.195 per dolar AS. Pergerakan ini berbanding terbalik dengan mayoritas mata uang di Asia.
Kurs Dollar Terhadap Rupiah di Bank-Bank Besar
Pergerakan nilai tukar rupiah juga tercermin pada kurs dollar yang ditawarkan oleh beberapa bank besar di Indonesia. Berdasarkan informasi dari situs BCA yang diperbarui pada pukul 09.10 WIB hari inj, tingkat kurs dollar terhadap rupiah e-rate adalah sebagai berikut:
– Kurs beli: Rp16.145 per dolar AS
– Kurs jual: Rp16.165 per dolar AS
Untuk tingkat kurs dollar terhadap rupiah TT counter di BCA:
– Kurs beli: Rp15.965 per dolar AS
– Kurs jual: Rp16.265 per dolar AS
Tingkat kurs dollar terhadap rupiah bank notes di BCA:
– Kurs beli: Rp15.965 per dolar AS
– Kurs jual: Rp16.265 per dolar AS
Di laman resmi Bank Mandiri, nilai tukar rupiah terhadap dolar adalah:
– Kurs jual: Rp16.120
– Kurs beli: Rp16.100
Sementara itu, di laman resmi Bank BRI, nilai tukar rupiah terhadap dolar adalah:
– Tingkat kurs dollar terhadap rupiah e-rate:
– Kurs beli: Rp16.138 per dolar AS
– Kurs jual: Rp16.158 per dolar AS
– Tingkat kurs dollar terhadap rupiah TT counter:
– Kurs beli: Rp16.080 per dolar AS
– Kurs jual: Rp16.230 per dolar AS
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Tukar Rupiah
Nilai tukar mata uang merupakan variabel ekonomi makro yang sangat penting, karena pergerakannya dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi. Nilai tukar memungkinkan suatu negara untuk bertransaksi dengan dunia luar, namun juga membawa risiko karena nilai mata uang setiap negara tidak sama dan dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran di pasar uang.
Perdagangan internasional yang melibatkan interaksi antara negara-negara menyebabkan risiko perubahan nilai tukar mata uang akibat ketidakpastian. Perubahan nilai tukar ini berdampak langsung pada harga barang dan jasa di dalam negeri.
Ekspor, sebagai faktor ekonomi makro lainnya, berkontribusi pada peningkatan permintaan mata uang lokal terhadap mata uang asing, sehingga menguatkan nilai tukar mata uang lokal. Ekspor berkaitan erat dengan pertumbuhan ekonomi, dimana tingginya posisi nilai rupiah mempengaruhi nilai laba bagi pelaku ekspor dan impor.
Ketika rupiah berada di titik terendah, pelaku ekonomi cenderung mengekspor barang atau jasa ke luar negeri, dan sebaliknya. Perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi makroekonomi suatu negara seperti tingkat inflasi, suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI), dan pertumbuhan ekonomi.
Selain faktor internal, seperti suku bunga dan tingkat penyaluran kredit, faktor eksternal seperti ekspor dan impor juga memainkan peran penting dalam perubahan nilai tukar rupiah. Stabilitas dan perkembangan ekonomi domestik dan internasional menjadi penentu utama dalam pergerakan nilai tukar mata uang.
Performa rupiah yang menguat pada perdagangan Jumat ini menunjukkan kestabilan dan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global. Dengan terus memantau faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tukar, diharapkan ekonomi Indonesia dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat yang luas bagi seluruh masyarakat.












