KabarMakassar.com — Perluasan akses layanan terus dilakukan oleh PT Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku, berbagai upaya yang dilakukan diantaranya yaitu menambah jumlah agen Pegadaian.
Tercatat, sampai dengan Maret 2026, Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku mencatatkan 5.982 agen aktif yang tersebar 722 kecamatan di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.
Kepala Bagian Jaringan Distribusi dan Layanan Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku, Andi Nurafiat Akib mengatakan, pihaknya menargetkan 9.945 agen Pegadaian di akhir tahun 2026.
“Target jumlah agen hingga bulan Desember tahun 2026 adalah 9.945 agen,” ucapnya, Rabu (15/04).
Nurafiat menyebut, jika penambahan agen akan berfokus pada wilayah yang belum terjangkau layanan Pegadaian termasuk daerah pelosok.
“Jadi penambahan agen akan dilakukan di kecamatan yang belum terjangkau. Kita akan kolaborasi dengan komunitas lokal dan UMKM,” paparnya.
Ia menilai, peran agen Pegadaian sangat penting untuk keberlanjutan bisnis dan meningkatkan literasi keuangan kepada masyarakat.
Melalui agen, masyarakat bisa memanfaatkan berbagai produk dari Pegadaian, seperti tabungan emas, gadai emas, pinjaman gadai, cicil emas, hingga pembayaran tagihan.
Nurafiat juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menjadi agen. Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan, di antaranya pendapatan melalui komisi dari transaksi produk Pegadaian, modal kecil, dan potensi keuntungan harian yang semakin besar.
Bahkan, agen juga membantu masyarakat mengakses produk keuangan resmi, dimana mengurangi ketergantungan pada rentenir.










