kabarbursa.com
kabarbursa.com

OJK Sulselbar Edukasi 877 Ribu Masyarakat Lewat 1.289 Kegiatan, Dorong Literasi-Inklusi Keuangan

OJK Sulselbar Edukasi 877 Ribu Masyarakat Lewat 1.289 Kegiatan, Dorong Literasi-Inklusi Keuangan
Edukasi keuangan oleh OJK yang dilaksanakan di Polewali Mandar (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) mencatatkan pelaksanaan 1.289 kegiatan edukasi keuangan kepada masyarakat hingga 31 Juli 2025.

Sejumlah kegiatan tersebut terdiri dari workshop, sosialisasi serta program edukasi lain yang berfokus terhadap peningkatan literasi juga inklusi keuangan masyarakat.

Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin menyebut bahwa kegiatan yang telah dilaksanakan telah menjangkau hingga ratusan ribu peserta dari berbagai kalangan.

“Dengan menjangkau sebanyak 877.231 peserta yang berasal dari pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, perempuan, serta tenaga kerja di berbagai sektor, termasuk masyarakat umum,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (17/08).

Terbaru, sebagai bagian dalam menyambut Hari Indonesia Menabung yang diperingati setiap tanggal 22 Agustus 2025, OJK Sulselbar akan menggelar kegiatan edukasi keuangan di Pondok Pesantren Al Amir Fil Jannah, Kabupaten Bone.

Kegiatan tersebut juga akan diikuti oleh lebih dari seribu santri, pengajar, serta pengurus Pondok Pesantren Al Amir Fil Jannah.

“Tak hanya itu, selain kegiatan edukasi keuangan, sebagai wujud nyata komitmen peningkatan inklusi keuangan seluruh santri juga akan membuka rekening simpanan pelajar dalam rangka mengenalkan budaya menabung sejak dini,” ucapnya.

Muchlasin mengatakan bahwa kegiatan ini juga merupakan puncak dari kampanye Bulan Literasi Keuangan yang telah di mulai sejak 22 Mei 2025 lalu, sehingga melalui kegiatan ini diharapkan, OJK Sulselbar mampu memberikan manfaat langsung kepada para santri guna mendorong pembentukan generasi muda yang lebih melek keuangan.

Sebagai informasi, terkait layanan konsumen, per 31 Juli 2025 terdapat 431 layanan konsumen dengan rincian 28 penerimaan informasi, 331 pemberian informasi, serta 72 layanan pengaduan.

Dari total layanan konsumen tersebut, terdapat 209 layanan mengenai perbankan, 93 layanan terkait perusahaan pembiayaan, 79 layanan terkait Fintech, dan 1 layanan terkait Pergadaian.

Sementara itu, ada 2 layanan terkait Dana Pensiun dan 8 layanan terkait asuransi serta 38 layanan Non-LJK dan untuk SLIK per 31 Juli 2025 adalah sebanyak 10.445 layanan.

error: Content is protected !!