KabarMakassar.com — Menjelang hari raya Iduladha permintaan hewan kurban seperti sapi di wilayah Kota Makassar dan Kabupten Gowa mengalami peningkatan yang cukup drastis.
Para pedagang sapi mengaku harus menambah stok sapi untuk memenuhi pesanan dari pelanggannya, pesanan terhadap hewan kurban bahkan diklaim meningkat sekitar 200 persen dibandingkan tahun lalu.
Salah satu pedagang sapi di Kera-Kera, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, mengaku pada tahun lalu dirinya hanya mendatangkan sapi sekitar 60 ekor dengan ukuran besar. Namun, pada tahun ini ia menyiapkan sapi sebanyak 160 ekor untuk memenuhi kebutuhan para pelanggannya.
“Sudah mulai meningkat. Dua minggu lalu dalam satu hari ada 1-2 orang, sekarang 3 sampai 4 ekor per hari,” kata pedagang sapi kurban, Daeng Kajang, Senin (26/05).
Daeng Kajang menerangkan bahwa harga sapi kurban dijual dengan berbagai macam harga, sesuai dengan ukurannya.
Adapun sapi yang beratnya 60 hingga 70 kilogram dijual dengan harga Rp14 juta. Sedangkan, ukuran besar berbobot kisaran 90 hingga 100 kilogram dijual dengan harga Rp24 juta per ekor.
“Kalau harganya bervariasi sesuai ukurannya. Ukuran besar itu mulai Rp14 juta sampai Rp24 juta,” sebutnya.
Daeng Kajang menyebut, para pembeli sapi kurban tidak hanya datang dari Makassar. Namun, ada yang berasal dari Kabupaten Maros, Gowa dan Pangkep. Pesanan sapi kurban pun diantarakan sesuai lokasi yang dituju.
“Diantarkan sampai di tempat. Jadi diterima di tempat. Kita lihat nanti tergantung peminatnya. Yang sudah ada yang pesan. Kita datangkan lagi barangnya,” imbuhnya.
Hal yang sama dialami oleh pedagang sapi kurban di Kabupaten Gowa, yang mengaku permintaan di daerah itupun terus meningkat beberapa hari mendekati Idhuladha.
“Sudah dua hari ada peningkatan penjualan sapi kurban, mungkin akan terus naik sampai dekat lebaran haji,” kata pedagang sapi kurban, Andi Kartini.
Bahkan, ia memastikan bahwa sapi kurban yang diperjual belikan untuk hari raya Iduladha bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).
“Sapinya sudah dikarantina dua mingguan baru sampai di sini. Disuntik, sampai di sini juga dilihat bagus, kalau tidak bagus ditolak,” terangnya.
Para pedagang sapi kurban menjual berbagai jenis sapi seperti jenis sapi Bali, Limosin, Brahman dan Donggala dengan kisaran harga mulai Rp12,5 juta hingga Rp 65 juta per ekornya.














