Indeks

BPBD Catat 29 Titik Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang di Makassar

BPBD Catat 29 Titik Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang di Makassar
Pohon Tumbang di Makassar (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — BPBD Kota Makassar mencatat sebanyak 29 titik pohon tumbang akibat angin kencang yang melanda sejumlah wilayah Kota Makassar hingga Minggu (11/01).

Selain menutup akses jalan dan mengganggu permukiman warga, kejadian tersebut juga mengakibatkan satu unit rumah warga terdampak.

Kepala BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli, mengatakan angin kencang merupakan bagian dari bencana hidrometeorologi yang dipicu cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi disertai hembusan angin.

“Berdasarkan laporan hingga 11 Januari 2026, angin kencang terjadi di 29 titik dan menyebabkan pohon tumbang di ruas jalan serta kawasan permukiman. Satu rumah warga juga terdampak,” ujar Muhammad Fadli.

Ia menjelaskan, penanganan dilakukan secara terpadu oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Dinas Pekerjaan Umum, dengan dukungan TNI/Polri dan pemerintah kecamatan serta kelurahan.

“Fokus penanganan meliputi evakuasi material pohon tumbang, pembersihan akses jalan, dan pengamanan lokasi agar aktivitas warga bisa kembali normal,” jelasnya.

BPBD memastikan hingga saat ini tidak ada korban jiwa akibat kejadian angin kencang tersebut. Selain angin kencang, curah hujan tinggi juga berdampak pada wilayah Kecamatan Biringkanaya, yang menyebabkan genangan dan memaksa warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. BPBD mencatat 97 kepala keluarga (KK) dengan total 356 jiwa mengungsi di lima titik pengungsian.

“Kami bersinergi dengan Dinas Sosial untuk pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, serta Dinas Kesehatan untuk layanan dan pemantauan kesehatan,” kata Fadli.

BPBD Kota Makassar terus melakukan pemantauan lapangan, meningkatkan kesiapsiagaan personel, dan memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan berfokus pada keselamatan masyarakat.

“Warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, menghindari area rawan pohon tumbang dan genangan, serta segera melaporkan kejadian darurat melalui kanal resmi BPBD Kota Makassar,” tutupnya.

error: Content is protected !!
Exit mobile version