KabarMakassar.com — Ribuan warga memadati Pantai Balo-Balo di Dusun Balo-Balo Pantai, Desa Balo-Balo, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, pada Senin (07/04), untuk merayakan tradisi Lebaran Ketupat.
Warga datang bersama keluarga untuk berpiknik dan makan bersama, menjadikan pantai tersebut pusat keramaian. Tradisi Lebaran Ketupat dirayakan satu minggu setelah Hari Raya Idulfitri, tepat pada 7 Syawal dalam kalender Hijriah.
Tradisi ini berasal dari masyarakat Jawa dan telah diadaptasi oleh masyarakat di berbagai daerah, termasuk Luwu Timur yang dikenal sebagai wilayah transmigrasi.
Meski begitu, tradisi ini juga diadaptasi banyak kelompok dan suku dengan antusias memadati pantai.
Tampak, ribuan warga memadati Pantai Balo-Balo sejak pagi tadi dan diprediksi akan semakin meningkat hingga sore hari.
Para warga duduk bersantai bersama keluarga dan juga berendam di air laut pantai.
Salah satu pengunjung, Anita mengatakan Pantai Balo-Balo selalu menjadi pilihan wisata untuk dikunjungi oleh warga setiap tahunnya pada momen Lebaran Ketupat.
Para pengunjung datang untuk sekedar mandi atau berpiknik bersama keluarga.
“Memang setiap kami kesini, seminggu setelah lebaran bersama keluarga,” ungkapnya.
Selain itu, hadirnya tradisi ini juga membantu para UMKM sekitar yang berjualan dan ramai dikunjungi pembeli.














