KabarToraya.com — Pelaksanaan konvensi pendeta Gereja Toraja bakal digelar dua hari kedepan, dimana kegiatan konvensi nasional Gereja Toraja ke-3 ini bakal dihelat di Asrama Haji Makassar, 18-20 Mei 2022.
Panitia Acara dalam konvensi ini menyajikan berbagai rangkaian acara dalam pembukaan, salahsatunya adanya drama lakon yang diperankan oleh para anggota pemuda gereja atau PPGT dan juga anak-anak sekolah minggu bahkan libatkan pendeta.
Koordinator Acara dan Ibadah Pendeta Mieke R Tapparan mengatakan jika persiapan ibadah dan acara pembukaan sudah siap secara keseluruhan. Dimana kegiatan ini dikemas dengan baik dan diawali ibadah pembukaan.
Pendeta Mieke menyampaikan jika konvensi pendeta Gereja Toraja ini nantinya juga akan ada seminar yang dibawakan oleh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah DR H Abdul Mu'ti dengan tema materi merawat pluralitas dalam membangun semangat kebangsaan. Tak hanya itu hadir juga Sekretaris Umum PGI Pdt Dr Jacklevyn F Manuputty yang membawakan materi realitas bergereja kontemporer dan profil seorang pelayan.
"Soal drama lakon dinamika pelayanan pendeta melibatkan para pelaku dramanya anak-anak sekolah minggu dan PPGT, kita kolaborasikan warga gereja dalam drama itu, kemudian memang didalam drama tersebut memberi kesan dinamika pelayanan pendeta baik pergumulan gereja, keluarga serta saat pendeta ditempatkan dimana saja dalam cerita tersebut,"ujarnya.
Panitia acara lainnya, Pdt Elyaser Palondongan yang juga mendampingi persiapan ibadah dan acara menyampaikan dari rangkaian pembukaan kegiatan ini jika wajah gereja Toraja tercermin didalamnya.
Kesan dan makna Gereja Toraja hadir dalam kemasan drama, paduan suara serta mengkolaborasikan musik gerejawi menggunakan passuling atau suling bambu khas Toraja. "Kita gunakan konsep seperti itu, jadi nanti dilihat wajah Toraja nanti tercermin didalam kegiatan konvensi,"ungkap Pdt Elyaser.
Untuk diketahui jika kegiatan konvensi pendeta ini sebelumnya tertunda akibat pandemi, tahun 2020 dan ditunda hingga pada tahun 2022 ini. Sehingga panitia konvensi pendeta Gereja Toraja saat ini lebih siap dan sudah matang untuk dilaksanakan.
Konvensi Pendeta Gereja Toraja merupakan suatu bentuk pertemuan khusus pejabat gerejawi untuk membicarakan implementasi keputusan Sidang Sinode Am Gereja Toraja, ajaran Gereja Toraja serta hal-hal aktual dan krusial dalam artian jika Konvensi Pendeta menghayati sebagai momen istimewa untuk menyatukan persepsi terhadap berbagai isu ekslesialogis baik bersifat sistematis maupun praktis. Dengan tanggung jawab secara bersama untuk melakukan tugas pelayanan berdasarkan firman Allah yang dituntun oleh keputusan-keputusan Gerejawi.













