KabarSelatan.id — Pengurus Forhati Nasional Rachmatiah Rasyid Mubyl melantik dan mengukuhkan pengurus Forum Alumni Kohati (Forhati) Sulsel. Minggu (2/10).
dr. Hj. Rumaisyah Hasan dilantik sebagai Koordinator Presidium Forhati Sulsel, sedangkan empat jajaran presidium lainnya antara lain, Suryani Sultan, Hadriana Hanafie, Nur Syamsiah Yunus, dan Andi Syahruni Aryanti.
Acara yang dilaksanakan di Aula Kampus STIE Wirabakti itu mengangkat tema "Optimalisasi 1000 HPK Guna Mewujudkan Generasi Emas Sulsel".
Koordinator Presidium Forhati Sulsel dalam sambutanya mengatakan Forhati Sulsel ingin memberikan kontribusinya dengan mengintegrasikan issu sebagai bentuk intervensi dan kontribusi untuk
menurunkan stunting di Sulsel.
Menurutnya, menyoal stunting bukanlah semata aspek kesehatan namun aspek sosial, ekonomi dan lingkungan juga menjadi faktor penyebab.
Selain pelantikan, acara itu dirangkaikan dengan rapat kerja dengan pemaparan beberapa program dari ketua ketua bidang.
Koordinator Presidium Forhati Sulsel, dr. Hj Rumaisyah Hasan mengatakan, dalam kegiatan Pelantikan dan rapat kerja Forhati Sulsel dirangkaikan dengan talkshow bertema "Optimalisasi 1000 Hari Pertama Kehidupan guna menuju Generasi Emas Sulawesi Selatan".
"Tema ini kami angkat mengingat angka stunting di Sulawesi Selatan cukup tinggi dan masih berada di atas angka rata-rata nasional. Studi Status Gizi Indonesia (SSGI)," katanya.
Dijelaskannya, pada 2021, angka stunting di Sulsel mencapai 27,4% dari angka nasional 24,4%.
Untuk itu, Forhati Sulsel yang memiliki basis keanggotaan di Kab/ Kota ingin memberikan kontribusinya dengan mengintegrasikan issu ini sebagai bentuk intervensi, kontribusi untuk menurunkan stunting di Sulsel.
Menyoal stunting bukanlah semata aspek kesehatan namun aspek sosial, ekonomi dan lingkungan juga menjadi faktor penyebab.
"Pola asuh kepada anak, pola makan dan sanitasi serta kebersihan lingkungan turut berpengaruh terhadap terjadinya kasus
stunting," terangnya.
Sehingga pada hari ini (kemarin) pihaknya mendengarkan bersama Talkshow yang akan menghadirkan Kanda Lena Maryana sebagai Keynote Speaker.
"Beliau adalah Duta Besar LBPP RI untuk Kuwait dan Koordinator Maju Perempuan untuk Indonesia. Beliau tentu merupakan representasi kepemimpinan perempuan pada era ini, tentu banyak sumbangsih pemikiran dapat diambil untuk membesarkan FORHATI," pungkasnya.
Sementara Humas Forhati Sulsel Rasmi Ridjang Sikati mengungkapkan bahwa rapat kerja ini membahas beberapa agenda dari masing-masing bidang yang langsung dipaparkan ketua bidangnya.
"Seperti Bidang Manajemen Publikasi dan Humas nantinya akan fokus pada pelatihan public speaking, pembuatan jurnal dan penulisan buku profile Forhati Sulsel," singkatnya.
Selain itu, ada narasumber Prof Suryani dan Prof Aisyah Kara yang merupakan Guru Besar dan Dewan Penasehat di MW Forhati Sulsel. Prof Suryani merupakan Guru Besar Gizi Klinik dan Dekan Fakultas Kedokteran UNISMUH sedangkan Prof Aisyah Kara merupakan Guru Besar di UIN Alauddin.
Talkshow akan dipandu oleh Dr. dr. Hj. Citra Kusumasari, M.Sc., Sp yang merupakan Dewan Pakar di MW Forhati Sulsel. Kami patut berbangga dan bersyukur, di FORHATI ada banyak
representasi perempuan pemimpin yang luar biasa.














