kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Butuh Perhatian Pemda Jeneponto, Bayi Penderita Gizi Buruk Dilarikan Ke RS

KabarSelatan.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto yang sedang gencar melakukan penanganan Stunting kecolongan dengan adanya kasus bayi penderita Gizi buruk.

Hal itu dirasakan oleh Muh. Baim. Bocah berusia 3 tahun itu mengidap gizi buruk di kampung Tanetea, Kecamatan Tamalatea.

Anak dari pasangan suami istri Basuki dan Sariati itu dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami demam tinggi, batuk disertai sesak nafas.

Menurut Sariati, Baim mengidap gizi buruk sejak berusia 1,5 tahun. 

"Sejak imunisasi, maumi campak terakhir itu,"ucap Sariati kepada Kabarselatan.id, Sabtu (11/6).

Sariati yang belum mengetahui penyakit yang diderita Baim mengaku tak tahu apa alasan petugas sehingga Imunisasi dihentikan.

"Sempat mungkin naliatmi kondisinya jadi nabilang sudahmi. Intinya nabilang sudahmi. Lamami (dihentikan-red). Iya karena hampir dua tahun sudah dihentikan,"akunya.

Ia beralasan setelah imunisasi dihentikan oleh petugas nakes kondisi yang diderita Baim semakin menurun.

" Sebenarnya sudah jalanmi tapi takutki karena kondisinya lemah. Ompongmi lagi. Bahkan malaski makan,"bebernya.

Meski kondisinya seperti itu, petugas kesehatan terdekat smasih melakukan perawatan.

"Dijamin biskuit, obat seperti vitamin, beras dan telur tiap bulan,"ungkap Sariati.

Hanya saja kata dia, faktor ekonomi yang membuat Baim tidak bisa dibawa ke rumah sakit selama ini. Namun dengan keadaan yang darurat maka tetangga menyarankan membawa ke rumah sakit.

"Satu tahun lebih Baim sudah kurus kering seperti ini. Takut karena tidak ada uang. Tapi keluarga meminta agar Baim dibawa kerumah sakit untuk berobat,"tukasnya.

Oleh karena itu, Sariati meminta kepada pemerintah agar Baim segera mendapat perhatian serius.

"Tolong anak kami pak, perhatikanlah  kondisi anak kami yang lagi sakit,"pinta Sariati.

error: Content is protected !!