kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Sosok Nur Annisa Aljuaidy Jemaah Calon Haji Termuda Asal Pinrang Tahun ini

KABARBUGIS.ID – Nur Annisa Aljuaidy (23) menjadi Jemaah Calon Haji (JCH) perempuan tahun 2022 termuda asal Kabupaten Pinrang.

Setelah 12 tahun menunggu, akhirnya Nur Annisa bisa berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini.

Seharusnya, Nur Annisa Aljuaidy berangkat pada tahun 2020 bersama tantenya yang bernama Rahma Sabbang Tompo (47).

Namun, keberangkatan ke tanah suci itu harus tertunda akibat pandemi Covid-19. 

Wanita kelahiran Pinrang 14 Desember 1998 ini merupakan salah satu dari 164 orang merupakan JCH Pinrang tergabung dalam kloter 4 bersama Kota Makassar, Barru dan Luwu yang akan berangkat pada akhir  Juni 2022 ini.

"Saya dan tante harusnya berangkat haji tahun 2020. Namun, batal karena pandemi. Padahal waktu itu, sudah pelunasan dan seluruh persiapan sudah siap," kata Nur Annisa usai pelepasan Jemaah Calon Haji Pinrang, kepada wartawan Rabu (8/6).

Dirinya sempat kecewa dan sedih akibat penundaan hajinya dua tahun yang lalu. Namun, perasaan kecewa itu lambat laun hilang dan sudah ikhlas menerima keputusan tersebut.

"Sempat kecewa. Tapi, tidak berlarut-larut. Karena bukan saya saja yang tidak jadi berangkat. Ternyata seluruh jemaah Indonesia juga tidak berangkat tahun itu karena pandemi. Kemudian, saya berusaha ikhlas. Mungkin belum rejeki saya," bebernya.

Beruntungnya, Nur Annisa memilih tidak menarik kembali setoran dana haji maupun pelunasannya. Akhirnya, Nur Annisa bisa naik haji bulan ini.

"Syukur alhamdulillah, Pemerintah Arab Saudi sudah membuka pintu untuk jemaah haji luar negeri tahun ini. Insya Allah, saya berangkat akhir bulan ini," ucapnya.

Anak dari pasangan H Aljuaidy Kattong dan Hj Nuraeni ini menuturkan jika ia mendaftar haji sejak 19 Februari 2010.

"Saya ingat sekali, waktu itu ulang tahunnya Pinrang saya didaftarkan haji oleh orangtua. Setoran awal Rp20.200.000," ungkap anak ketiga dari lima bersaudara ini.

Saat namanya tercatat menjadi salah satu jemaah calon haji yang akan berangkat tahun 2020, ia kemudian melakukan pelunasan.

"Saya pelunasan itu pada tahun 2020. Bayar Rp 18 juta. Tapi kan batal. Waktu itu, saya tidak melakukan penarikan dan alhamdulillah tahun ini nama saya tetap ada," terangnya.

Nur Annisa pun sempat kaget karena menjadi jemaah paling muda di Pinrang.

"Alhamdulillah bisa berbaur dengan jemaah calon haji yang lain meskipun saya paling muda. Kita semua di sini keluarga saling memberi perhatian satu sama lain," ujarnya.

Lebih lanjut, perempuan lulusan Universitas Muslim Indonesia jurusan manajemen ini mengaku jika baru-baru ini mendapat panggilan kerja di salah satu bank BUMN.

"Tadi saya dapat telepon dari pihak bank. Katanya lolos dan besok disuruh menghadap," ucapnya.

Ia pun berharap, nantinya tempat kerjanya itu bisa memberikan izin untuk keberangkatan haji  pada bulan ini.

"Semoga pihak bank bisa mengerti dan saya bisa berangkat haji bulan ini dengan perasaan tenang dan lega," harapnya.

Ia juga meminta doa agar seluruh JCH Pinrang bisa selamat sampai ke Tanah Suci dan pulang ke kampung halaman dengan keadaan sehat.

"Doakan kami, semoga menjadi haji mabrur. Kami bisa khusyu beribadah dan pulang ke kampung halaman dengan keadaan selamat dan sehat," ujarnya. 

error: Content is protected !!