KabarMakassar.com — Sebanyak 393 calon jamaah haji kloter I menjalani proses pemeriksaan kesehatan final sebagai syarat pemberangkatan di Poliklinik Mustasyifa Asrama Haji Sudiang, Makassar, Kamis (16/06).
Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan mulai dari pengecekan dokumen kesehatan dan fisik masing-masing para jamaah hingga pemeriksaan tes uterus dan ovarium untuk Wanita Usia Subur (WUS) bagi jamaah wanita.
Ketua Bidang Kekarantinaan Kesehatan PPIJ Embarkasi Makassar Tahun 2022, dr. Muh. Haskar Hasan menjelaskan pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan untuk menetapkan status kesehatan jamaah calon haji layak atau tidak untuk terbang.
Hal tersebut merujuk kepada standar keselamatan penerbangan internasional dan peraturan kesehatan internasional.
"Pemeriksaan kesehatan di Asrama Haji Sudiang Makassar itu ada beberapa tahapan yaitu pemeriksaan dokumen dan pemeriksaan kesehatan para jamaah, ada beberapa meja itu pemeriksaan dokumen, pemeriksaan fisik yang dianggap penting dan ada pemeriksaan Wanita Usia Subur (WUS)," ungkapnya.
Pihaknya melanjutkan, dokumen para jamaah calon haji yang memenuhi persyaratan kesehatan layak terbang nantinya akan dilegalisir dan mengikuti rangkaian pelepasan.
Selain itu para jamaah calon haji juga dibekali paket protokol kesehatan yang berisi masker, handsanitiser dan botol air mengingat kondisi cuaca Arab Saudi yang panas dengan suhu 46 hingga 50 derajat celcius.
"Kami berikan paket isinya ada masker, ada handsanitiser dan juga botol air minum karena cuaca di Arab itu panas, suhunya dari 46 sampai 50 derajat," pungkasnya.
Adapun untuk tes Polymerase Chain Reaction (PCR) Covid-19 telah dilakukan di masing-masing daerah asal para jamaah.
"Untuk tes Covid-19 itu sudah karena kita serahkan ke daerah masing-masing," jelasnya.














