KabarMakassar.ccom — Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu memasuki tahapan wawancara dan asesmen kompetensi di UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar, Jumat (22/05).
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, dipercaya memimpin Panitia Seleksi (Pansel) dalam proses pengisian jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu tersebut. Panitia Seleksi juga beranggotakan Kepala Inspektorat Provinsi Sulsel Marwan Mansyur, Kepala BKD Sulsel Erwin Sodding, Ilham Labbase, serta Agus Salim.
Pelaksanaan seleksi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan itu juga menjadi bagian dari penguatan penerapan sistem merit dalam manajemen aparatur sipil negara (ASN), khususnya dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama.
Tahapan seleksi tersebut dinilai penting karena menyangkut posisi yang berperan dalam mengoordinasikan jalannya pemerintahan daerah sekaligus mendukung efektivitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan di Kabupaten Luwu.
Sebanyak empat pejabat eselon II Pemerintah Kabupaten Luwu mengikuti tahapan seleksi tersebut. Empat peserta yang mengikuti seleksi yakni Muhammad Rudi selaku Kepala DPMPTSP Luwu, Kasmuddin sebagai Sekretaris DPRD Luwu, Achmad Awwabin selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Enrika yang menjabat Kepala Badan Kesbangpol Luwu.
Tahapan seleksi meliputi simulasi analisis kasus, in-tray exercise, Leadership Group Discussion (LGD), psikotes, hingga wawancara. Rangkaian asesmen dilakukan untuk mengukur kapasitas kepemimpinan, kemampuan manajerial, integritas, serta kesiapan peserta dalam menduduki jabatan Sekretaris Daerah.
Asesmen dilaksanakan secara independen dan terukur guna memastikan proses seleksi berlangsung objektif, transparan, dan berbasis kompetensi.
Jufri Rahman mengatakan, proses seleksi akan berlanjut setelah tahapan assessment selesai. Peserta yang lolos akan mengikuti penulisan makalah, penelusuran rekam jejak, dan wawancara mendalam.
“Penelusuran rekam jejak, penulisan makalah, dan wawancara akan dilakukan setelah Assessment Center selesai. Peserta yang memenuhi syarat akan mengikuti tahapan penilaian makalah dan wawancara bersama tim panitia seleksi,” jelasnya.
Ia menambahkan tahapan lanjutan akan dilaksanakan dalam waktu dekat bersama tim panitia seleksi. Seluruh proses disebut dilakukan secara terbuka dan mengedepankan profesionalisme.
“Setelah asesmen selesai, peserta yang memenuhi syarat akan mengikuti penilaian makalah dan wawancara bersama tim pansel pada Sabtu mendatang,” pungkas Jufri.















