kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Sidak Pantai Marina, Anggota DPRD Bantaeng Temukan Remaja Pesta Lem dan Miras Oplosan

Sidak Pantai Marina, Anggota DPRD Bantaeng Temukan Remaja Pesta Lem dan Miras Oplosan
Pantai Marina Bantaeng. (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Kawasan wisata Pantai Marina di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, diduga kuat telah beralih fungsi menjadi sarang aktivitas negatif remaja hingga peredaran gelap narkoba.

Hal ini terungkap setelah Anggota DPRD Bantaeng dari Fraksi Nasdem, Hasriani, melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke lokasi tersebut pada tengah malam.

Perempuan yang akrab disapa Tenri ini bergerak melakukan sidak setelah menerima banyak aduan dari masyarakat yang resah akan maraknya transaksi barang haram di ikon wisata Bantaeng itu.

“Yang saya curigai saat ini dan memang informasi yang saya dapatkan dari anonim tadi, yang paling rawan itu di sekitaran area Pantai Marina,” ujar Tenri saat dikonfirmasi awak media, Kamis (14/5).

Berdasarkan informasi yang dikantonginya, jenis narkotika yang kini mulai menyasar para pengunjung di kawasan tersebut sudah sangat mengkhawatirkan.

“Sinte (tembakau sintetis) dan sabu-sabu, di situ biasa mereka melakukan transaksi itu,” jelas Tenri.

Saat tiba di lokasi, politisi Nasdem ini mendapati situasi Pantai Marina yang minim pencahayaan dimanfaatkan oleh puluhan remaja. Belasan pasang muda-mudi langsung lari kocar-kacir begitu menyadari kehadiran sang legislator.

“Waktu saya tiba di sana, mereka (cowok-cewek, red) berkumpul di lokasi yang memang sangat gelap. Ada laki-laki dan perempuan,” ungkapnya.

Ironisnya, dalam aksi turun lapangan secara mandiri tersebut, Tenri menyaksikan langsung bagaimana rusaknya moral para remaja yang rata-rata masih berstatus di bawah umur. Sambil mendokumentasikan temuan itu ke pihak kepolisian, ia mendapati mereka tengah mabuk lem hingga mengonsumsi obat batuk secara berlebihan (oplosan).

“Saya datang sendiri ke sana jam 11 malam, sambil saya video call dengan Kapolsek Pa’jukukang, anak-anak usia 14-17 tahun semua ada di situ. Terhambur semua keluar. Apa aktivitas mereka? Pertama, konsumsi komix, kedua, hisap lem, dan ketiga mereka diduga melakukan hal-hal dewasa (berpelukan, red), dan itu saya lihat langsung,” tandas Tenri.

Temuan ini diharapkan menjadi lampu kuning bagi Pemerintah Daerah, Satpol PP, dan aparat penegak hukum untuk memperketat pengamanan serta memaksimalkan penerangan di kawasan Pantai Marina demi menyelamatkan generasi muda Bantaeng.

error: Content is protected !!