KabarMakassar.com — Harga minyak dunia kembali melambung tinggi pada perdagangan hari ini, Senin (09/03).
Sampai dengan pukul 10.20 WITA, harga Brent tembus US$113,68 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) ada di US$113,25 per barel.
Kenaikan tajam ini, memperpanjang reli ekstrem yang sudah berlangsung semenjak akhir bulan Februari.
Tercatat, pergerakan harga menunjukkan akselerasi yang amat cepat dalam rentang waktu dua pekan terakhir.
Terpantau, pada 25 Februari Brent yang ada di level US$70,85 per barel mengalami kenaikan ke US$72,48 pada 27 Februari, sebelum meroket pada 2 Maret ke US$77,74 dan US$81,4 pada 3 hingga 4 Maret.
Semenjak itu, reli kian tajam, dimana harga pada 5 Maret kini mencapai US$85,41, lalu pada 6 Maret tembus ke US$92,69 dan pada 9 Maret ini melonjak tajam hingga US$113,68. WTI juga bergerak, dari US$65,42 pada 25 Februari ke US$113,25 pada 9 Maret
Kenaikan harga tersebut melanjutkan reli minyak usai pekan lalu minyak mentah Amerika Serikat tercatat melambung tinggi hingga 35 perseb dalam seminggu.
Adanya ketegangan geopolitik menjadi pemicu utama dari lonjakan harga. Konflik global memicu kekhawatiran atas pasokan energi global, terkhusus dampaknya pada Selat Hormuz yang merupakan jalur vital pengiriman minyak dunia.
Padahal terdapat sekitar 20 persen konsumsi minyak global yang melewati selat sempit itu.
Berdasarkan analisis Reuters, harga Brent memiliki potensi untuk bergerak ke kisaran US$120 sampai dengan US$128 per barel.
Untuk WTI mempunyai potensi menyentuh level puncak pada kisaran Us$130,50 per barel, apabila krisis geopolitik terus berlanjut.












