KabarMakassar.com — Hujan yang mengguyur wilayah hulu meningkatkan debit air di Bendung Lekopancing, Kabupaten Maros.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mencatat tinggi limpasan (H mercu) mencapai 140 sentimeter sehingga kondisi sungai berada pada status siaga, pada pukul 13.00 WITA, Sabtu (10/01).
Kepala BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli, mengatakan pemantauan dilakukan secara intensif menyusul curah hujan yang masih berlangsung di kawasan hulu.
“Berdasarkan laporan debit terakhir, tinggi limpasan berada di angka 140 sentimeter. Itu sudah masuk kategori siaga,” ujar Muhammad Fadli.
Data BPBD menunjukkan debit air pada mercu bendung tercatat sebesar 387.786 liter per detik, sementara debit intake mencapai 3.789 liter per detik. Total debit sungai terpantau di angka 391.575 liter per detik. Pada saat pengukuran, cuaca di lokasi dilaporkan hujan.
BPBD menjelaskan, ambang batas kondisi sungai ditetapkan dengan kategori normal pada tinggi limpasan 0–50 sentimeter, waspada 50–100 sentimeter, siaga 100–200 sentimeter, dan awas di atas 200 sentimeter. Dengan capaian 140 sentimeter, kondisi Lekopancing berada di level siaga.
“Kami terus memantau perkembangan debit dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Masyarakat di wilayah hilir diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama jika hujan masih berlanjut,” kata Muhammad Fadli.
BPBD Makassar memastikan pembaruan informasi akan disampaikan secara berkala sesuai perkembangan kondisi di lapangan, sebagai bagian dari langkah antisipasi potensi dampak ke wilayah hilir.














