KabarMakassar.com — Sebagai upaya menjaga keberlangsungan aset strategis nasional, PT Energi Bayu Jeneponto resmi menjalin kemitraan strategis dengan Kepolisian Resor (Polres) Jeneponto.
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (NK) dan Pedoman Kerja Teknis (PKT) yang berlangsung di Kabupaten Jeneponto, Selasa (6/1).
Langkah ini diambil untuk memastikan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Jeneponto, yang merupakan salah satu pilar transisi energi terbarukan di Indonesia, berjalan aman tanpa gangguan.
Kerja sama ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret dalam membangun sistem keamanan terintegrasi.
Ruang lingkup kesepakatan meliputi; Pengamanan Fisik, Pengawasan ketat terhadap fasilitas operasional PLTB. Pertukaran Informasi: Koordinasi intelijen untuk memetakan potensi risiko dan gangguan. Peningkatan Kapasitas: Pengembangan sumber daya manusia dan dukungan teknis keamanan sesuai prosedur standar objek vital nasional.
Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa PLTB Jeneponto memiliki peran vital dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan ketahanan energi nasional.
Oleh karena itu, perlindungan terhadap infrastruktur ini menjadi prioritas.
“Kami berkomitmen penuh memberikan perlindungan optimal. Sinergi ini memastikan bahwa objek vital nasional di wilayah Jeneponto dapat beroperasi dengan andal, yang pada akhirnya berdampak positif pada stabilitas keamanan daerah dan pasokan listrik nasional,” ujar AKBP Widi Setiawan.
Prosesi penandatanganan ini dihadiri oleh jajaran petinggi dari kedua belah pihak. Dari unsur kepolisian, hadir Kabag Ops Polres Jeneponto Kompol Saharuddin, Kaur Bin Ops Sat Pamobvit Ipda Suparman, dan Ps. Paur Subbag Kerma Aipda Muh. Asdar SB.
Sementara itu, pihak PT Energi Bayu Jeneponto diwakili oleh General Administration Associate Arini Sofyan yang hadir mewakili Direktur Utama, didampingi Community Liaison Officer Wahyunis, dan Project Manager Security Kurniawan.
Melalui kerja sama yang solid antara sektor swasta dan aparat keamanan, diharapkan operasional PLTB Jeneponto tetap stabil. Hal ini krusial untuk menjaga kepercayaan investor serta memastikan distribusi energi bersih bagi masyarakat tetap lancar dan berkelanjutan.














