kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Diduga Sengketa Lahan, SD Tino Toa Bantaeng Disegel Pemilik Lahan: Ratusan Murid Terpaksa Tidak Belajar

Diduga Sengketa Lahan, SD Tino Toa Bantaeng Disegel Pemilik Lahan: Ratusan Murid Terpaksa Tidak Belajar
Tangkapan Layar video viral.

KabarMakassar.com — Dunia maya dihebohkan dengan tayangan video viral yang merekam pemandangan memilukan di Sekolah Dasar (SD) Negeri 26 Tino Toa di Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Sulsel.

Dalam tayangan video yang diunggah oleh pemilik akun Facebook Rahma Wati. M, gerbang utama sekolah terlihat tertutup rapat dan dipasangi papan peringatan besar, menandakan penyegelan paksa oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan.

Diduga insiden ini, dipicu oleh sengketa kepemilikan tanah yang tak kunjung usai. Hal itu dibuktikan dengan selembar spanduk yang bertuliskan ” LOKASI INI DISEGEL OLEH AHLI WARIS KAREN BELUM DISELESAIKAN”.

Selain itu, didalam video tersebut juga menunjukkan puluhan murid berseragam lengkap, didampingi guru, hanya bisa berdiri lesu di luar pagar.

Ekspresi kebingungan dan kekecewaan mereka, yang kini tersebar luas, menjadi kritik sosial yang keras terhadap kegagalan penyelesaian sengketa aset daerah.

“Hak siswa terancam karena sengketa lahan, seringkali mengorbankan siswa dan orang tua murid merasa keberatan karena hak pendidikan anak mereka terabaikan,” tulisyang dikutip dalam video viral, Rabu (21/10).

Publik yang melihat video tersebut mempertanyakan bagaimana aset vital seperti sekolah bisa dibiarkan bermasalah hingga berujung pada penyegelan yang mengorbankan kepentingan publik.

Dilain sisi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng, H. Hasri Syahrun yang dihubungi secara terpisah hingga kin belum memberikan keterangan resminya.

Kasus viral SD Tino Toa adalah cermin tragis bahwa konflik administrasi dan aset dapat berdampak langsung pada masa depan generasi muda. Masyarakat menantikan janji penyelesaian segera agar ratusan siswa dapat kembali ke bangku pendidikan tanpa rasa cemas.

error: Content is protected !!