KabarMakassar.com — Dinas Perpustakaan Makassar resmi menuntaskan pembangunan 10 titik Dropbook Point sebagai bagian dari program inovasi Dobrak Literasi (Dropbook Bergerak untuk Literasi).
Dua titik terakhir diresmikan di SD dan SMP Islam Athirah 1 Kajaolalido, Rabu (15/10).
Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Dr. Aryati Puspasari Abady, hadir langsung dalam peluncuran bersama jajaran pejabat dan pustakawan. Launching ditandai dengan simbolis pemasukan buku donasi ke kotak Dropbook oleh para siswa Athirah.
“Program ini adalah bentuk kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam memperluas akses literasi. Kami berterima kasih kepada pihak Sekolah Islam Athirah yang bersedia menjadi bagian dari jejaring Dobrak Literasi,” ujar Aryati.
Menurutnya, program ini tidak hanya tumbuh di Kota Makassar, tetapi juga telah direplikasi di luar daerah, seperti SMA Negeri 17 Makassar, serta di Kabupaten Pangkep dan Barru. Kedua daerah tersebut tertarik untuk mengadopsi model Dropbook Point sebagai sistem pengelolaan donasi buku yang terintegrasi.
Aryati menegaskan, inovasi ini diharapkan dapat memperluas gerakan literasi masyarakat dan menjadi inspirasi bagi daerah lain.
“Harapan kami, jejaring Dropbook Point terus tumbuh dan semakin luas agar literasi makin hidup di seluruh pelosok Makassar,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Tim Inovasi Dobrak Literasi, Tulus Wulan Juni, menjelaskan masyarakat kini dapat berdonasi buku di 10 titik Dropbook Point yang tersebar di berbagai lokasi. Selain itu, layanan juga tersedia di Perpustakaan Umum Makassar (Jalan Kerung-Kerung) dan Perpustakaan Keliling di area Car Free Day Jalan Sudirman dan Boulevard setiap Minggu.
“Buku bisa langsung diserahkan di titik Dropbook atau dijemput oleh tim kami dari Pusat Dropbook. Informasi lengkap tersedia di media sosial Dobrak Literasi di Facebook dan Instagram,” ujarnya.
Tulus menambahkan, sistem Dropbook Point kini menjadi model donasi buku berkelanjutan yang menghubungkan warga, sekolah, dan pemerintah.
“Dengan rampungnya titik ke-10, Makassar resmi menjadi daerah pertama di Indonesia yang membangun jaringan Dropbook Literasi secara menyeluruh di tingkat kota,” Pungkasnya.














