kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Maros Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak

Maros Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak
(foto:ist)

KabarMakassar.com — Kabupaten Maros kembali masuk jajaran daerah penerima penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA). Akan tetapi, kali ini Maros hanya mampu meraih kategori Pratama. Sementara pada 2023, Maros berhasil mengantongi predikat Nindya.

Bupati Maros, Chaidir Syam, menuturkan, pemerintah daerah tidak akan menyerah untuk terus memenuhi hak-hak anak.

“Pemenuhan berbagai fasilitas untuk anak akan terus kami perjuangkan,” ucapnya, Minggu (10/08).

Chaidir menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras hingga Maros tetap meraih predikat KLA.

“Terima kasih kepada semua tim, sehingga Maros bisa mendapatkan Kabupaten Layak Anak kategori Pratama,” ujarnya.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Maros, Andi Zulkifli Riswan Akbar, menjelaskan, penghargaan ini merupakan hasil penilaian tahun 2024 yang baru diumumkan setelah sempat tertunda.

Ia menyebut, penilaian KLA dilakukan berdasarkan indikator kelembagaan dan lima klaster utama.

“Klaster hak sipil dan kebebasan anak, klaster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, klaster kesehatan dan kesejahteraan anak, klaster pendidikan, dan klaster perlindungan khusus,” jelasnya.

Ia menuturkan, beberapa program unggulan menjadi penopang capaian ini.
Di antaranya, pelibatan Forum Anak dalam Musrenbang Khusus Anak.
Penanganan dan pendampingan kasus kekerasan anak melalui UPTD PPA, program Zero ATS (0 anak tidak sekolah).

“Serta pelayanan kesehatan anak di posyandu dan kunjungan rumah bagi balita,” ujarnya.

Namun, mempertahankan predikat KLA selama lima tahun berturut-turut disebutnya bukan pekerjaan mudah.

“Tantangannya lebih pada cara berpikir masyarakat atau orang tua dalam memenuhi hak anak yang sudah diatur Undang-undang. Masih banyak pola asuh yang tidak sesuai. Kita juga harus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, khususnya digitalisasi, agar dunia informasi dimanfaatkan bijak dan positif,” paparnya.

error: Content is protected !!