KabarMakassar.com — Bencana angin puting beliung di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengakibatkan sebanyak 170 kepala keluarga (KK) yang berada di lima dusun di 3 kecamatan terdampak akibat rumah mereka yang hancur.
“Iya benar, ada 170 KK terdampak angin puting beliung di Kecamatan Bontomarannu, Pallangga dan Bajeng,” kata Kepala BPBD Sulsel, Amson Padolo kepada wartawan, Senin (06/10).
Bencana angin puting beliung itu terjadi pada Minggu (05/10) sekitar pukul 14.30 WITA, akibat hujan deras yang disertai angin puting beliung yang mengakibatkan atap rumah warga rusak parah.
“Cuaca ekstrim dan perubahan cuaca secara tiba-tiba yang menyebabkan terjadinya bencana tersebut,” ungkapnya.
Sejumlah dusun yang terdampak, sebut Amson yakni, Dusun Borongrappo, Dusun Borong Bulo, Dusun Borongkaluku, Desa Sokkolia, Kecamatan Bontomarannu, kemudian Dusun Likuloe, Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga dan Desa Maccini Baji, Kecamatan Bajeng.
“Sementara ini jumlah rumah terdampak baik rusak ringan dan rusak berat. Korban jiwa hingga saat ini belum ada laporan. Kemudian tim BPBD juga telah memberikan bantuan kepada warga yang terdampak,” pungkasnya.













